3 Kasus dalam Juvenile Justice yang Diangkat dari Kisah Nyata
Kamis, 03 Maret 2022 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Meski dilakukan dua orang, Ye-eun disebut sebagai dalangnya. Sementara Seung-wu hanya membantu. Pada akhir cerita, ia dijatuhi hukuman maksimal untuk remaja, yaitu 20 tahun. Sementara Seung-wu harus menjalani masa percobaan dan bimbingan.
Kasus ini sesungguhnya benar terjadi di Incheon, Korea Selatan, pada Maret 2017. Hampir semua detail dalam dramanya memang benar terjadi, kecuali usia para pelaku. Dalam peristiwa nyatanya, Seung-wu hanya disebut sebagai Park, sementara Ye-eun disebut sebagai Kim.
Baca Juga: 3 Teori tentang Identitas Ayah Kim Min-Chae dalam Twenty-Five Twenty-One
Selain itu, usia Park juga jauh lebih tua daripada Seung-yu, yaitu 18 tahun. Sementara Kim 17 tahun.
Mengutip Yonhap, dalam kejadian aslinya, hukuman Kim sama dengan cerita dramanya, yaitu 20 tahun. Ia juga harus memakai pelacak selama 30 tahun. Sementara Park dijatuhi hukuman seumur hidup.
Namun mengutip Korea Times, setelah melakukan banding, hukuman Park berkurang menjadi 13 tahun. Sementara Kim tetap dijatuhi hukuman 20 tahun.
2. Kasus Bocornya Jawaban Ujian Masuk Perguruan Tinggi
![3 Kasus dalam Juvenile Justice yang Diangkat dari Kisah Nyata]()
Foto: Netflix
Dalam episode 6 dan 7, diceritakan terjadi kebocoran soal dan kunci jawaban ujian di sebuah sekolah swasta terpandang. Pelakunya adalah guru di sekolah tersebut, dan yang membongkar aib ini juga adalah guru yang berbeda di sekolah yang sama.
Faktanya, kebocoran ujian Scholastic Aptitude Test atau SAT (ujian masuk perguruan tinggi) di Korea sangat sering terjadi, bahkan sampai bertahun-tahun. Mengutip Hapskorea, kejahatan ini sudah berlangsung sejak 2008.
Sama seperti dalam drama, salah satu pelakunya adalah guru bimbingan belajar. Mengutip Korea Herald, pada Januari 2021 ada vonis penjara selama tiga tahun untuk seorang guru berkebangsaan Amerika di SMA Yongin.
Kasus ini sesungguhnya benar terjadi di Incheon, Korea Selatan, pada Maret 2017. Hampir semua detail dalam dramanya memang benar terjadi, kecuali usia para pelaku. Dalam peristiwa nyatanya, Seung-wu hanya disebut sebagai Park, sementara Ye-eun disebut sebagai Kim.
Baca Juga: 3 Teori tentang Identitas Ayah Kim Min-Chae dalam Twenty-Five Twenty-One
Selain itu, usia Park juga jauh lebih tua daripada Seung-yu, yaitu 18 tahun. Sementara Kim 17 tahun.
Mengutip Yonhap, dalam kejadian aslinya, hukuman Kim sama dengan cerita dramanya, yaitu 20 tahun. Ia juga harus memakai pelacak selama 30 tahun. Sementara Park dijatuhi hukuman seumur hidup.
Namun mengutip Korea Times, setelah melakukan banding, hukuman Park berkurang menjadi 13 tahun. Sementara Kim tetap dijatuhi hukuman 20 tahun.
2. Kasus Bocornya Jawaban Ujian Masuk Perguruan Tinggi

Foto: Netflix
Dalam episode 6 dan 7, diceritakan terjadi kebocoran soal dan kunci jawaban ujian di sebuah sekolah swasta terpandang. Pelakunya adalah guru di sekolah tersebut, dan yang membongkar aib ini juga adalah guru yang berbeda di sekolah yang sama.
Faktanya, kebocoran ujian Scholastic Aptitude Test atau SAT (ujian masuk perguruan tinggi) di Korea sangat sering terjadi, bahkan sampai bertahun-tahun. Mengutip Hapskorea, kejahatan ini sudah berlangsung sejak 2008.
Sama seperti dalam drama, salah satu pelakunya adalah guru bimbingan belajar. Mengutip Korea Herald, pada Januari 2021 ada vonis penjara selama tiga tahun untuk seorang guru berkebangsaan Amerika di SMA Yongin.
Lihat Juga :