Hadirkan Tema Intimate Experience, Wall of Fades 2022 Bangkitkan Industri Denim Tanah Air
Minggu, 06 Maret 2022 - 16:47 WIB
loading...
A
A
A
“Tema untuk tahun 2022 kita angkat Intimate Experience karena terakhir adakan offline pada 2019 lalu dan pada 2020-2021 kita lakukan event kita semua agak sulit terbatas dan gunakan aktivitas baru dengan online sebatas virtual dan akhirnya kita kangen dan pengen ketemu sama temen lama agar apa pengalaman yang bisa dirasakan terutama komunitas bisa merasakan kumpul dan tatap muka bareng setelah 2 tahun online dengan intimate experience,” ujar Rizqi Alkautsar selaku ketua umum menjawab pertanyaan SINDOnews.com dalam jumpa pers Wall Of Fades di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Rizqi mengungkapkan bahwa denim tidak hanya tentang fashion, tetapi juga kreativitas dan seni. Dengan ini kami menghadirkan 4 dimensi berbeda dari Wall of Fades, yaitu Denim, Experience, Art Movement, dan Hybrid. WOF akan memberikan pengalaman denim yang lebih intim kepada penonton.
Panca Novianto selaku CEO Darahkubiru menjelaskan bahwa kegiatan utama tentunya adalah hybrid market, dimana Wall of Fades 2022 kembali menjual barang secara offline lagi, dengan kurasi yang berkualitas. Tenant yang dapat berpartisipasi adalah tenant yang menawarkan pengalaman selain hanya menjual barang-barang mereka. Dengan cara ini baik acara maupun pengunjung akan mendapatkan lebih banyak konten dan pengalaman.
Sedangkan untuk tenant lainnya, Wall of Fades 2022 melakukan kerjasama khusus dengan Blibli untuk menjual barangnya di online marketplace. Selain itu Blibli juga menjadi partner untuk penjual tiket. Untuk Denim Exhibition, Wall of Fades 2022 ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada orang-orang dari 2 tahun terakhir yang diisi dengan kebanyakan acara online. Pameran akan fokus secara offline, dengan visual yang interaktif dan pendekatan pola pikir seni.
“Pengalaman online juga tetap terpenuhi dengan menghadirkan pameran offline ke format online dengan menggunakan teknologi seperti VR atau IP Live. Eksibis denim akan fokus membawa denim kembali ke pengalaman biasa dengan menunjukkan anatomi denim, sejarah denim, evolusi denim, dan penataan denim,” ucapnya.
Rizqi mengungkapkan bahwa denim tidak hanya tentang fashion, tetapi juga kreativitas dan seni. Dengan ini kami menghadirkan 4 dimensi berbeda dari Wall of Fades, yaitu Denim, Experience, Art Movement, dan Hybrid. WOF akan memberikan pengalaman denim yang lebih intim kepada penonton.
Panca Novianto selaku CEO Darahkubiru menjelaskan bahwa kegiatan utama tentunya adalah hybrid market, dimana Wall of Fades 2022 kembali menjual barang secara offline lagi, dengan kurasi yang berkualitas. Tenant yang dapat berpartisipasi adalah tenant yang menawarkan pengalaman selain hanya menjual barang-barang mereka. Dengan cara ini baik acara maupun pengunjung akan mendapatkan lebih banyak konten dan pengalaman.
Sedangkan untuk tenant lainnya, Wall of Fades 2022 melakukan kerjasama khusus dengan Blibli untuk menjual barangnya di online marketplace. Selain itu Blibli juga menjadi partner untuk penjual tiket. Untuk Denim Exhibition, Wall of Fades 2022 ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada orang-orang dari 2 tahun terakhir yang diisi dengan kebanyakan acara online. Pameran akan fokus secara offline, dengan visual yang interaktif dan pendekatan pola pikir seni.
“Pengalaman online juga tetap terpenuhi dengan menghadirkan pameran offline ke format online dengan menggunakan teknologi seperti VR atau IP Live. Eksibis denim akan fokus membawa denim kembali ke pengalaman biasa dengan menunjukkan anatomi denim, sejarah denim, evolusi denim, dan penataan denim,” ucapnya.
Lihat Juga :