PPFI Imbau Kegiatan Syuting Selama Pandemi Dihentikan
Selasa, 16 Juni 2020 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, mengingat jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus bertambah setiap hari, PPFI mengimbau perusahaan film untuk menunda kegiatan syuting. Di sisi lain, PPFI juga mendesak Kementerian Kesehatan RI untuk segera mengeluarkan protokol kesehatan yang ditujukan bagi industri perfilman Indonesia.
Dengan belum adanya kejelasan, PPFI tidak ingin industri film maupun televisi Indonesia terpapar dan terkapar karena pandemi COVID-19. (Baca Juga: PPFI Minta Dibuatkan Protokol Kesehatan untuk Industri Film )
"Yang dibutuhkan protokol yang jelas. Bagaimana syuting, penyewaan alat, cospro, hingga ke bioskop. Tidak hanya bioskop, tapi TV juga," imbuh aktor senior yang juga mantan Wagub Jawa Barat itu.
Produser MD Pictures Manoj Punjabi menyatakan, rumah produksinya (PH) siap syuting film jika izin dan protokol kesehatan sudah dikeluarkan pemerintah.
"Kalau kita mau syuting, dari pemerintah waktunya harus jelas. Kapan syuting dan waktunya jelas, kita akan ikuti. Kalau nanti bioskop buka, tapi kita nggak ada konten, semua harus dimulai dari sekarang. Pemerintah nggak memprioritaskan industri kreatif film dan TV. Kalau dijaga protokolnya seperti apa, kita bisa sesuaikan daripada menjalankan sesuai dengan keinginan PH, itu akan repot," pungkas Manoj.
Dengan belum adanya kejelasan, PPFI tidak ingin industri film maupun televisi Indonesia terpapar dan terkapar karena pandemi COVID-19. (Baca Juga: PPFI Minta Dibuatkan Protokol Kesehatan untuk Industri Film )
"Yang dibutuhkan protokol yang jelas. Bagaimana syuting, penyewaan alat, cospro, hingga ke bioskop. Tidak hanya bioskop, tapi TV juga," imbuh aktor senior yang juga mantan Wagub Jawa Barat itu.
Produser MD Pictures Manoj Punjabi menyatakan, rumah produksinya (PH) siap syuting film jika izin dan protokol kesehatan sudah dikeluarkan pemerintah.
"Kalau kita mau syuting, dari pemerintah waktunya harus jelas. Kapan syuting dan waktunya jelas, kita akan ikuti. Kalau nanti bioskop buka, tapi kita nggak ada konten, semua harus dimulai dari sekarang. Pemerintah nggak memprioritaskan industri kreatif film dan TV. Kalau dijaga protokolnya seperti apa, kita bisa sesuaikan daripada menjalankan sesuai dengan keinginan PH, itu akan repot," pungkas Manoj.
(tsa)
Lihat Juga :