10 Fakta Kagaya Ubuyashiki, Bos Pembasmi Iblis di Kimetsu no Yaiba
Minggu, 20 Maret 2022 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
3. Keluarga Ubuyashiki
![10 Fakta Kagaya Ubuyashiki, Bos Pembasmi Iblis di Kimetsu no Yaiba]()
Kagaya menjadi pemimpin Korps Pembasmi Iblis ketika masih berusia 4 tahun. Keluarganya memerangi iblis seperti Muzan, yang ternyata juga anggota keluarga Ubuyashiki. Untuk menebus kelakuan jahat Muzan, keluarga Ubuyashiki mendedikasikan diri untuk melawan Muzan.
Tapi, ini membuat tiap anggota keluarga Ubuyashiki mendapatkan tanda kutukan. Mereka hanya bisa hidup hingga usia 30 tahun. Kagaya bertemu istrinya, Amane, saat dia berusia 13 tahun dan wanita itu 17 tahun. Pendeta memilihkan Amane sebagai istri Kagaya. Tapi, Kagaya mengatakan, kalau Amane mau, dia bisa meninggalkannya karena hidupnya akan repot karena mengurusi orang yang punya disabilitas.
4. Kaitan dengan Muzan
![10 Fakta Kagaya Ubuyashiki, Bos Pembasmi Iblis di Kimetsu no Yaiba]()
Muzan Kibutsuji mungkin iblis terkuat di luar sana. Tapi, dia punya hubungan dengan Kagaya, orang yang bertekad memusnahkannya. Orang tidak tahu kalau Muzan dan Kagaya berasal dari keluarga Ubuyashiki. Muzan akhirnya bertemu Kagaya dan mengolok-oloknya karena Kagaya tidak bisa melihat apa-apa.
Kagaya meminta istrinya menggambarkan Muzan. Muzan mengatakan, Kagaya sudah nyaris mati. Dia menertawakan Kagaya dan menyebutnya berbau seperti mayat. Muzan ingin tidak bisa dihancurkan, tapi juga takut kalau dia pada akhirnya akan mati di tangan manusia, yang mana, benar.
5. Penyakit kutukan
![10 Fakta Kagaya Ubuyashiki, Bos Pembasmi Iblis di Kimetsu no Yaiba]()
Kagaya selalu terlihat lemah dan tidak bisa berjalan dengan baik. Dia menderita penyakit keturunan yang dimulai dari kening dan menjalar ke seluruh tubuhnya. Penyakit itu membuatnya terlihat seperti terbakar atau pelan-pelan membusuk. Penyakit itu hanya diturunkan kepada anak laki-laki di keluarga Ubuyashiki.
Karena penyakit ini, dia tidak bisa melihat apa pun karena keningnya dalam kondisi busuk penyakit itu pelan-pelan menyebar ke seluruh tubuhnya dan membunuhnya. Penyakit kutukan itu tidak bisa dikendalikannya. Meski sakit parah, Kagaya masih melawannya dan memimpin Korps Pembasmi Iblis.
6. Peduli dan sangat bijaksana
![10 Fakta Kagaya Ubuyashiki, Bos Pembasmi Iblis di Kimetsu no Yaiba]()
Sebagai pemimpin Korps Pembasmi Iblis, dia sangat tenang dan peduli pada anggota korps itu. Dia menganggap mereka semua sebagai anak-anaknya. Dia juga punya ingatan yang sangat baik.
Meski lemah dan tidak bisa menjadi petarung, dia menebusnya dengan pikiran tajam dan pengetahuan taktis atas bagaimana cara melawan iblis. Dia memandu para Pembasmi Iblis di misi mereka. Dia jugalah yang menugasi mereka ke misi yang harus diambil dan semua orang mengikuti perintahnya.
7. Pandai berkata-kata
![10 Fakta Kagaya Ubuyashiki, Bos Pembasmi Iblis di Kimetsu no Yaiba]()
Sementara dia berada di bayang-bayang, dia juga meminta sara dan nasihat dari orang yang dia kenal. Salah satunya adalah ketika setiap Hashira menentang Tanjiro dan Nezuko. Tapi, Kagaya memahami kondisi kakak beradik itu setelah guru Tanjiro, Sakonji Urokodaki, mengiriminya surat.

Kagaya menjadi pemimpin Korps Pembasmi Iblis ketika masih berusia 4 tahun. Keluarganya memerangi iblis seperti Muzan, yang ternyata juga anggota keluarga Ubuyashiki. Untuk menebus kelakuan jahat Muzan, keluarga Ubuyashiki mendedikasikan diri untuk melawan Muzan.
Tapi, ini membuat tiap anggota keluarga Ubuyashiki mendapatkan tanda kutukan. Mereka hanya bisa hidup hingga usia 30 tahun. Kagaya bertemu istrinya, Amane, saat dia berusia 13 tahun dan wanita itu 17 tahun. Pendeta memilihkan Amane sebagai istri Kagaya. Tapi, Kagaya mengatakan, kalau Amane mau, dia bisa meninggalkannya karena hidupnya akan repot karena mengurusi orang yang punya disabilitas.
4. Kaitan dengan Muzan

Muzan Kibutsuji mungkin iblis terkuat di luar sana. Tapi, dia punya hubungan dengan Kagaya, orang yang bertekad memusnahkannya. Orang tidak tahu kalau Muzan dan Kagaya berasal dari keluarga Ubuyashiki. Muzan akhirnya bertemu Kagaya dan mengolok-oloknya karena Kagaya tidak bisa melihat apa-apa.
Kagaya meminta istrinya menggambarkan Muzan. Muzan mengatakan, Kagaya sudah nyaris mati. Dia menertawakan Kagaya dan menyebutnya berbau seperti mayat. Muzan ingin tidak bisa dihancurkan, tapi juga takut kalau dia pada akhirnya akan mati di tangan manusia, yang mana, benar.
5. Penyakit kutukan

Kagaya selalu terlihat lemah dan tidak bisa berjalan dengan baik. Dia menderita penyakit keturunan yang dimulai dari kening dan menjalar ke seluruh tubuhnya. Penyakit itu membuatnya terlihat seperti terbakar atau pelan-pelan membusuk. Penyakit itu hanya diturunkan kepada anak laki-laki di keluarga Ubuyashiki.
Karena penyakit ini, dia tidak bisa melihat apa pun karena keningnya dalam kondisi busuk penyakit itu pelan-pelan menyebar ke seluruh tubuhnya dan membunuhnya. Penyakit kutukan itu tidak bisa dikendalikannya. Meski sakit parah, Kagaya masih melawannya dan memimpin Korps Pembasmi Iblis.
6. Peduli dan sangat bijaksana

Sebagai pemimpin Korps Pembasmi Iblis, dia sangat tenang dan peduli pada anggota korps itu. Dia menganggap mereka semua sebagai anak-anaknya. Dia juga punya ingatan yang sangat baik.
Meski lemah dan tidak bisa menjadi petarung, dia menebusnya dengan pikiran tajam dan pengetahuan taktis atas bagaimana cara melawan iblis. Dia memandu para Pembasmi Iblis di misi mereka. Dia jugalah yang menugasi mereka ke misi yang harus diambil dan semua orang mengikuti perintahnya.
7. Pandai berkata-kata

Sementara dia berada di bayang-bayang, dia juga meminta sara dan nasihat dari orang yang dia kenal. Salah satunya adalah ketika setiap Hashira menentang Tanjiro dan Nezuko. Tapi, Kagaya memahami kondisi kakak beradik itu setelah guru Tanjiro, Sakonji Urokodaki, mengiriminya surat.
Lihat Juga :