Sandiaga Uno Ungkap Alasan Launching Rendang Goes to Europe Digelar di Bali: karena Representasi Pusat Pariwisata

Senin, 28 Maret 2022 - 18:05 WIB
loading...
Sandiaga Uno Ungkap...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, mengapa launching Rendang Goes to Europe diluncurkan di Bali bukan di Tanah Minang sebagai daerah asal makanan terenak di dunia itu. Foto/Instagram Sandiaga Uno
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, mengapa launching Rendang Goes to Europe diluncurkan di Bali bukan di Tanah Minang sebagai daerah asal makanan terenak di dunia itu.

Sandiaga mengatakan, bahwa dipilihnya Bali sebagai lokasi launching Rendang Goes to Europe ini karena Pulau Dewata tersebut merupakan simbol pariwisata internasional. Di mana bukan hanya saja dikenal di Indonesia, tapi juga seluruh dunia.

"Bahwa launching itu dilakukan sengaja dipilih di Bali, karena Bali merepresentasi pusat dari simbol pariwisata paling terkenal dimiliki Indonesia. Dan juga menjadi venue dari penyelenggaraan G20," ujarnya dalam Weekly Press Briefing secara virtual Senin (28/03/22).

Lebih lanjut, kata Sandiaga, alasannya lainnya yaitu Bali dipilih untuk menggaungkan kembali salah satu destinasi super prioritas Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Revitalisasi UMKM Adalah Kuncinya
">

Selain itu, pihaknya juga tak lupa menggaet stakeholder khususnya para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Sumatera Barat guna bersama-sama menyiapkan rantai pasok mulai dari bumbu-bumbu, packaging, hingga santan sebagai salah satu bahan utama pembuatan rendang khas Minang dalam menduniakan rendang, juga termasuk di Eropa.

"Alhamdulillah, ini bisa dijelaskan. Ini akan menimbulkan suatu antusiasme kebangkitan gastrodiplomasi kita dengan target untuk memompa ekspor sampai USD 2 miliar di 2024. Dan tentunya, bisa memastikan agar rendang sebagai kuliner paling terkenal di Indonesia," tuturnya.

"Dan Bali sebagai destinasi paling terkenal di Indonesia dikenal dunia. Ini bisa berkolaborasi untuk menghadirkan suatu momentum kebangkitan ekonomi kita, juga bagian dari tantangan ekonomi baru," tambahnya.

Sebelumnya launching Rendang Goes to Europe ini mendapatkan aksi protes dari sebagian pelaku usaha kuliner Sumatera Barat. Salah satunya adalah ahli kuliner yang juga penulis dari Sumatera Barat, Reno Andam Suri.

Reno menyatakan protes dan rasa kecewanya, karena mengapa harus Bali yang dijadikan lokasi launching Rendang Goes to Europe itu, dan tidak diadakan di Sumatera Barat.

"Melihat bagaimana acara ini melukai hati teman-teman komunitas Perendang Minang, para UMKM yang juga berjuang untuk besarnya Rendang.

"Ya sudahlah kemarin ada berita berdiri pabrik rendang di Bulgaria. Uni-uni perendang curhat kami bisa apa, tapi apa launchingnya juga harus di Bali?" tulis Reno dalam akun Instagramnya @renoandamsuri.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips Menkes Budi: Cara...
Tips Menkes Budi: Cara Aman Makan Menu Bersantan Saat Lebaran agar Tak Picu Penyakit
Perusahaan Harus Adaptif,...
Perusahaan Harus Adaptif, Berani Sinergi dan Kreatif
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025, Rawon Tembus Top 10
Rendang Ranking 1 Hidangan...
Rendang Ranking 1 Hidangan Berbahan Kelapa Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2025
Melly Mike Nikmati Soto...
Melly Mike Nikmati Soto hingga Rendang, Ingin Eksplor Kuliner Pedas Indonesia
Jelang Lebaran, Prilly...
Jelang Lebaran, Prilly Latuconsina Masak Rendang 8 Kg
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Rekomendasi
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Berita Terkini
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Terpopuler
Infografis
Ibtihal Aboussad Dipecat...
Ibtihal Aboussad Dipecat Microsoft karena Menentang Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved