Indra Kenz Miliki Harta Lebih dari Rp55 Miliar, Deddy Corbuzier: Enak Ya Jadi Affiliator

Kamis, 07 April 2022 - 17:59 WIB
loading...
Indra Kenz Miliki Harta...
Indra Kenz si Crazy Rich asal Medan ternyata memiliki harta lebih dari Rp55 miliar. Hal itu diungkap langsung oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana dalam podcast Deddy Corbuzier. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Indra Kenz si Crazy Rich asal Medan ternyata memiliki harta lebih dari Rp55 miliar. Hal itu diungkap langsung oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana dalam podcast Deddy Corbuzier.

Bareskrim Mabes Polri diketahui telah menyita aset kekayaan Indra Kenz yang diperoleh dari investasi ilegal yang mencapai Rp55 miliar. Akan tetapi, banyak netizen yang tak percaya dan curiga dengan jumlahnya yang dinilai sedikit itu. Deddy Corbuzier lantas menanyakan hal itu kepada Ivan.

"Dari PPATK tidak, lebih besar dari itu, mungkin itu periode sebelumnya Mas Ded, jadi kalau sekarang jauh lebih dari itu kita bicara ratusan miliar," ucap Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam video, dikutip Kamis (7/4/2022).

Deddy Corbuzier tampak sangat terkejut. Dia bahkan terus-menerus memastikan pernyataan Ivan saat berbincang. Sambil bergurau, Deddy Corbuzier tampak tergiur dengan jumlah harta sang affiliator.

Baca Juga: Bareskrim Bidik Tiga Afiliator Selain Indra Kenz

"Lebih dari itu? Lebih dari itu? Berarti enak ya jadi affiliator," kata Deddy sambil tertawa.
"Ya enak pada akhirnya penipu gimana. Enak di depan gak enak di belakang. Uang panas kan ngebakar diri sendiri," timpal Ivan.

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan, sampai saat ini, data nilai transaksi investasi ilegal, termasuk yang dilakukan Binomo sudah mencapai belasan triliun rupiah. Semisal total pelakunya 100 orang, satu orang pasti bisa mendapat ratusan miliar rupiah, kata Ivan.

Dalam kasus ini, kata Ivan, satu orang bisa melibatkan banyak rekening. Tak hanya memakai nama sendiri, tapi juga memakai nama orang lain untuk mengirim uang ilegal. Misalnya, membeli aset dengan nama orang lain atau bahkan menggunakan rekening atas nama ibunya sendiri.

Alhasil, aliran dana dari hasil investasi ilegal pun tersebar luas kemana-mana. Dari satu kasus saja, menurut Ivan, ada sekitar lebih dari 9.000 transaksi dengan nilai sekitar Rp130 miliar dalam satu rekening di satu bank.

Itulah salah satu alasan para penerima dana kerap diperiksa oleh pihak kepolisian, yakni memastikan adanya dugaan-dugaan aliran dana ilegal tersebut. Ivan menambahkan, kini PPATK telah membekukan 160 rekening dari kasus investasi ilegal yang melibatkan 6 platform.

"Enam platform itu ada platform yang terkait affiliatornya, influencer, platformnya itu sendiri, itu semua kita bekukan," tutur Ivan.

Dengan begitu, Ivan mengimbau seluruh masyarakat untuk tak lagi mudah tergiur dengan berbagai bentuk investasi bodong. Ditegaskan, tak ada satupun investasi yang bisa menghasilkan keuntungan berlimpah secara instan.

“Semua tentu harus melalui mekanisme yang jelas dan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan keberhasilan pengelolaan investasinya," tandasnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Reza Arap Resmi Jadi...
Reza Arap Resmi Jadi Owner Ultrasleep, Brand Milik Deddy Corbuzier
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Jalani Egg Freezing di Usia 33 Tahun, Ungkap Alasan dan Perjuangannya
Deddy Corbuzier Soroti...
Deddy Corbuzier Soroti Kontroversi LCC Empat Pilar MPR, Tantang Juri Adu Pintar
Deddy Corbuzier Unggah...
Deddy Corbuzier Unggah Pesan Menyentuh saat Lepas Whoop Vidi Aldiano
Deddy Corbuzier Kecam...
Deddy Corbuzier Kecam Peramal yang Klaim Prediksi Kematian Vidi Aldiano
Vidi Aldiano Meninggal...
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: My Heart is Broken
Bareskrim Polri Gandeng...
Bareskrim Polri Gandeng PPATK Selidiki Bos Markas Judi Online di Hayam Wuruk
Dukung Penguatan PPATK,...
Dukung Penguatan PPATK, Sahroni: Perannya Besar dalam Pemberantasan Korupsi!
Narkoba adalah ‘Bapak’...
Narkoba adalah ‘Bapak’ TPPU di Seluruh Dunia, Sebuah Sejarah yang Terabaikan
Rekomendasi
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Infografis
Miliki Pangkalan Militer...
Miliki Pangkalan Militer NATO, 17 Negara Jadi Target Rudal Oreshnik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved