5 Tips Memaksimalkan Ibadah Meskipun Sibuk Bekerja saat Ramadhan
Jum'at, 08 April 2022 - 07:42 WIB
loading...
Ada beberapa hal yang bisa diterapkan untuk memakimalkan ibadah saat bulan suci Ramadhan meskipun sibuk dengan tuntutan pekerjaan. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Pada bulan suci Ramadhan , setiap muslim berlomba-lomba untuk beribadah dan melakukan kebaikan untuk meraih berkah. Meski demikian, ada juga banyak orang yang terlalu sibuk bekerja sehingga waktu untuk beribadah menjadi berkurang.
Nah, berikut ini sejumlah tips yang bisa membantu Anda untuk tetap memaksimalkan ibadah meskipun sibuk dengan tuntutan pekerjaan saat Ramadhan.
Baca Juga: Ibadah Puasa, Ibadah yang Membuka Pintu-Pintu Kebaikan
1. Mengatur waktu dengan baik
Idealnya, kita semua ingin menghabiskan Ramadhan melakukan tindakan ibadah 24/7, tetapi ini tidak realistis dan kebanyakan dari kita memiliki kewajiban lain yang perlu kita urus juga.
Ketika semangat mereda menjelang pertengahan Ramadhan, banyak orang terjebak dalam pekerjaan mereka, tanggung jawab keluarga dan istirahat, sehingga lebih sedikit Ibadah (tindakan ibadah) yang dilakukan daripada yang diinginkan sebelumnya.
Hal ini dapat ditaktisi dengan latihan terlebih dahulu berapa banyak waktu yang akan dimiliki setiap hari untuk ibadah, kemudian menetapkan tujuan untuk mendapatkan ibadah sebanyak itu dilakukan minimal setiap hari. Mengatur waktu dengan baik sangat penting dan menjadi hal pertama yang harus dilakukan.
2. Memasang target
Memasang target penting agar Anda memiliki motivasi untuk mancapai tujuan ini setiap hari. Setelah menetapkan target, Anda bisa mengalokasikan waktu untuk mengejar target itu.
Misalnya, jika Anda memiliki target membaca 30 halaman Tafsir setiap hari dan itu butuh waktu satu jam. Lalu Anda tahu bahwa Anda memiliki satu jam sehari gratis setiap malam sebelum tarawih, maka alokasikan waktu itu untuk menjadi 'Waktu Tafsir' Anda.
Baca Juga: Ibadah Puasa, Ibadah yang Membuka Pintu-Pintu Kebaikan
3. Manfaatkan waktu usai sahur
Di Indonesia, waktu imsakiyah jatuh pada sekitar pukul 04.39. Sedangkan sholat subuh pukul 04.49. Setelah selesai melaksanakan sholat subuh, disarankan untuk tidak melanjutkan tidur, tapi memakimalkan waktu tersebut untuk beribadah hingga menjelang pagi hari.
4. Dedikasi waktu untuk Al-Qur'an
Ramadhan adalah bulan Al-Qur'an dan menjadi jelas bahwa waktu harus didedikasikan setiap hari untuk Al-Qur'an. Di beberapa komunitas, praktik ini ada membaca Al-Qur'an dengan sangat cepat setiap Ramadhan untuk menyelesaikannya dengan atau untuk menyelesaikan sebanyak mungkin bacaan Al-Qur'an.
Alih-alih melakukan ini, fokuslah untuk membaca dengan benar, mempelajari Tafsir dan merenungkan maknanya. Ini akan memberikan dampak yang lebih lama pada Iman dan Taqwa seseorang.
Baca Juga: Ibadah Ruhani Sebagai Jalan Ketaatan
5. Perhatikan kesehatan
Anda tidak dapat mencapai tujuan jika tidak bisa menjaga kesehatan dengan baik. Sebaliknya, Anda akan bermalas-malasan, lemah, dan gelisah. Pacu diri Anda dan menjaga tubuh dengan cukup tidur, makan sehat dan tetap terhidrasi.
Rata-rata orang membutuhkan antara 6-8 jam tidur malam, jadi pastikan Anda mendapatkannya, bahkan jika itu berarti tidur sedikit lebih awal. Hindari makanan manis dan berminyak dan makan makanan sehat untuk sahur dan Iftaar.
Teliti jenis makanan yang memberikan lebih banyak energi dan mengkonsumsi lebih banyak. Minum banyak air di malam hari sebelum tidur karena itu akan membuat Anda tetap terhidrasi di siang hari.
Nah, berikut ini sejumlah tips yang bisa membantu Anda untuk tetap memaksimalkan ibadah meskipun sibuk dengan tuntutan pekerjaan saat Ramadhan.
Baca Juga: Ibadah Puasa, Ibadah yang Membuka Pintu-Pintu Kebaikan
1. Mengatur waktu dengan baik
Idealnya, kita semua ingin menghabiskan Ramadhan melakukan tindakan ibadah 24/7, tetapi ini tidak realistis dan kebanyakan dari kita memiliki kewajiban lain yang perlu kita urus juga.
Ketika semangat mereda menjelang pertengahan Ramadhan, banyak orang terjebak dalam pekerjaan mereka, tanggung jawab keluarga dan istirahat, sehingga lebih sedikit Ibadah (tindakan ibadah) yang dilakukan daripada yang diinginkan sebelumnya.
Hal ini dapat ditaktisi dengan latihan terlebih dahulu berapa banyak waktu yang akan dimiliki setiap hari untuk ibadah, kemudian menetapkan tujuan untuk mendapatkan ibadah sebanyak itu dilakukan minimal setiap hari. Mengatur waktu dengan baik sangat penting dan menjadi hal pertama yang harus dilakukan.
2. Memasang target
Memasang target penting agar Anda memiliki motivasi untuk mancapai tujuan ini setiap hari. Setelah menetapkan target, Anda bisa mengalokasikan waktu untuk mengejar target itu.
Misalnya, jika Anda memiliki target membaca 30 halaman Tafsir setiap hari dan itu butuh waktu satu jam. Lalu Anda tahu bahwa Anda memiliki satu jam sehari gratis setiap malam sebelum tarawih, maka alokasikan waktu itu untuk menjadi 'Waktu Tafsir' Anda.
Baca Juga: Ibadah Puasa, Ibadah yang Membuka Pintu-Pintu Kebaikan
3. Manfaatkan waktu usai sahur
Di Indonesia, waktu imsakiyah jatuh pada sekitar pukul 04.39. Sedangkan sholat subuh pukul 04.49. Setelah selesai melaksanakan sholat subuh, disarankan untuk tidak melanjutkan tidur, tapi memakimalkan waktu tersebut untuk beribadah hingga menjelang pagi hari.
4. Dedikasi waktu untuk Al-Qur'an
Ramadhan adalah bulan Al-Qur'an dan menjadi jelas bahwa waktu harus didedikasikan setiap hari untuk Al-Qur'an. Di beberapa komunitas, praktik ini ada membaca Al-Qur'an dengan sangat cepat setiap Ramadhan untuk menyelesaikannya dengan atau untuk menyelesaikan sebanyak mungkin bacaan Al-Qur'an.
Alih-alih melakukan ini, fokuslah untuk membaca dengan benar, mempelajari Tafsir dan merenungkan maknanya. Ini akan memberikan dampak yang lebih lama pada Iman dan Taqwa seseorang.
Baca Juga: Ibadah Ruhani Sebagai Jalan Ketaatan
5. Perhatikan kesehatan
Anda tidak dapat mencapai tujuan jika tidak bisa menjaga kesehatan dengan baik. Sebaliknya, Anda akan bermalas-malasan, lemah, dan gelisah. Pacu diri Anda dan menjaga tubuh dengan cukup tidur, makan sehat dan tetap terhidrasi.
Rata-rata orang membutuhkan antara 6-8 jam tidur malam, jadi pastikan Anda mendapatkannya, bahkan jika itu berarti tidur sedikit lebih awal. Hindari makanan manis dan berminyak dan makan makanan sehat untuk sahur dan Iftaar.
Teliti jenis makanan yang memberikan lebih banyak energi dan mengkonsumsi lebih banyak. Minum banyak air di malam hari sebelum tidur karena itu akan membuat Anda tetap terhidrasi di siang hari.
(agn)
Lihat Juga :