Megahnya Masjid Kubah Emas, Destinasi Wisata Religi di Kota Depok
Jum'at, 08 April 2022 - 20:04 WIB
loading...
Masjid Kubah Emas atau Masjid Dian Al-Mahri merupakan destinasi wisata religi di Kota Depok. Terletak di Meruyung, Depok, Jawa Barat, masjid ini terkenal megah. Foto/Siska Permata Sari
A
A
A
JAKARTA - Masjid Kubah Emas atau Masjid Dian Al-Mahri merupakan destinasi wisata religi di Kota Depok . Terletak di Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat, masjid ini terkenal megah dan unik berkat kubah-kubahnya yang dilapisi oleh emas.
Masjid Kubah Emas tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga salah satu ikon populer untuk wisata religi. Menilik dari sejarahnya, Masjid Kubah Emas mulai dibangun era 1990-an dan dibuka untuk umum pada 31 Desember 2006.
![Megahnya Masjid Kubah Emas, Destinasi Wisata Religi di Kota Depok]()
“Pendiri masjid ini, bu Hajjah (Dian Djuriah Maimun Al-Rasyid) ingin membangun masjid yang lebih bagus dan rumah tinggal beliau. Untuk arsitekturnya, kita mengadopsi gaya bangunan masjid di Timur Tengah seperti Masjid Nabawi, Masjid Al-Aqsa, dan Masjidil Haram,” kata Eko Sukarno selaku salah satu pengurus di Masjid Kubah Emas baru-baru ini.
Dia menjelaskan, kubah di Masjid Kubah Emas ini dilapisi oleh emas 18 karat yang dilebur dan dilapisi kaca sehingga berbentuk seperti mozaik. “Lima kubah yang dilapisi emas melambangkan rukun Islam, kemudian ada enam menara yang melambangkan rukun iman,” jelas Karno.
Masjid Kubah Emas tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga salah satu ikon populer untuk wisata religi. Menilik dari sejarahnya, Masjid Kubah Emas mulai dibangun era 1990-an dan dibuka untuk umum pada 31 Desember 2006.

“Pendiri masjid ini, bu Hajjah (Dian Djuriah Maimun Al-Rasyid) ingin membangun masjid yang lebih bagus dan rumah tinggal beliau. Untuk arsitekturnya, kita mengadopsi gaya bangunan masjid di Timur Tengah seperti Masjid Nabawi, Masjid Al-Aqsa, dan Masjidil Haram,” kata Eko Sukarno selaku salah satu pengurus di Masjid Kubah Emas baru-baru ini.
Dia menjelaskan, kubah di Masjid Kubah Emas ini dilapisi oleh emas 18 karat yang dilebur dan dilapisi kaca sehingga berbentuk seperti mozaik. “Lima kubah yang dilapisi emas melambangkan rukun Islam, kemudian ada enam menara yang melambangkan rukun iman,” jelas Karno.

Lihat Juga :