Tips Kelola Keuangan untuk Mahasiswa, Siapkan 5 Pos Penting Ini
Sabtu, 16 April 2022 - 10:00 WIB
loading...
Mahasiswa mungkin belum memiliki penghasilan sendiri, tapi tetap harus punya perencanaan keuangan. Foto/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Apakah kamu sudah mulai mengelola keuanganmu dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran, bahkan menyisihkan pemasukan uangmu untuk menabung?
Kalau kamu sedang melakukan hal tersebut, berarti kamu sedang berada dalam proses perencanaan keuangan alias financial planning.Ini adalah proses untuk mencapai tujuan hidup lewat pengelolaan keuangan secara terintegrasi dan terencana.
Biasanya, mahasiswa kurang memperhatikan pentingnya perencanaan keuangan karena merasa belum punya banyak tanggung jawab atau tanggungan hidup. Namun, sebaiknya perencanaan ini dilakukan sedini mungkin agar bisa mencapai tujuan yang kita inginkan dan terhindar dari kekurangan dana untuk kebutuhan rutin.
Mahasiswi semester 2 dari Politeknik LP3I, Nafis Qotrunnada, merasakan sulitnya merencanakan keuangannya. “Lumayan sulit, ya, karena yang saya rasakan sebagai mahasiswa, banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi. Seperti sandang, pangan, dan papannya,” paparnya.
![Tips Kelola Keuangan untuk Mahasiswa, Siapkan 5 Pos Penting Ini]()
Foto: Shutterstock
Ia juga menambahkan bahwa menggunakan uang tanpa dipikirkan secara matang merupakan kebiasaan buruknya yang perlu diperbaiki.
Dalam webinar yang diselenggarakan oleh GenBI Komsat Unsri bertajuk Financial Planning: Strategi Perencanaan Keuangan untuk Generasi Milenial yang diadakan pada 2021, certified financial planner Dwi Wulandari mengatakan bahwa perlu adanya kecerdasan dalam menghasilkan, mengalokasikan, mengembangkan, serta melindungi uang yang dimiliki.
“Carilah circle yang cerdas. Sekecil apa pun bisnisnya, catat pengeluarannya, pisahkan uangnya,” tambah Wulan ketika membahas tips yang tepat untuk milenial, juga mahasiswa, dalam perencanaan keuangannya.
Sebagai mahasiswa, pemasukan yang dimiliki pasti berbeda. Ada yang berkuliah sambil bekerja dengan pemasukan tetap maupun tidak tetap. Ada juga yang masih diberikan uang saku oleh orang tua, bahkan ada yang sudah punya tanggungan, seperti membayar indekos dengan uang sendiri, pangan, dan lainnya.
Kalau kamu sedang melakukan hal tersebut, berarti kamu sedang berada dalam proses perencanaan keuangan alias financial planning.Ini adalah proses untuk mencapai tujuan hidup lewat pengelolaan keuangan secara terintegrasi dan terencana.
Biasanya, mahasiswa kurang memperhatikan pentingnya perencanaan keuangan karena merasa belum punya banyak tanggung jawab atau tanggungan hidup. Namun, sebaiknya perencanaan ini dilakukan sedini mungkin agar bisa mencapai tujuan yang kita inginkan dan terhindar dari kekurangan dana untuk kebutuhan rutin.
Mahasiswi semester 2 dari Politeknik LP3I, Nafis Qotrunnada, merasakan sulitnya merencanakan keuangannya. “Lumayan sulit, ya, karena yang saya rasakan sebagai mahasiswa, banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi. Seperti sandang, pangan, dan papannya,” paparnya.

Foto: Shutterstock
Ia juga menambahkan bahwa menggunakan uang tanpa dipikirkan secara matang merupakan kebiasaan buruknya yang perlu diperbaiki.
Dalam webinar yang diselenggarakan oleh GenBI Komsat Unsri bertajuk Financial Planning: Strategi Perencanaan Keuangan untuk Generasi Milenial yang diadakan pada 2021, certified financial planner Dwi Wulandari mengatakan bahwa perlu adanya kecerdasan dalam menghasilkan, mengalokasikan, mengembangkan, serta melindungi uang yang dimiliki.
“Carilah circle yang cerdas. Sekecil apa pun bisnisnya, catat pengeluarannya, pisahkan uangnya,” tambah Wulan ketika membahas tips yang tepat untuk milenial, juga mahasiswa, dalam perencanaan keuangannya.
Sebagai mahasiswa, pemasukan yang dimiliki pasti berbeda. Ada yang berkuliah sambil bekerja dengan pemasukan tetap maupun tidak tetap. Ada juga yang masih diberikan uang saku oleh orang tua, bahkan ada yang sudah punya tanggungan, seperti membayar indekos dengan uang sendiri, pangan, dan lainnya.
Lihat Juga :