Peringkat 10 Penyihir Terbaik di Serial Jujutsu Kaisen

Senin, 18 April 2022 - 05:05 WIB
loading...
A A A
3. Ryomen Sukuna
Peringkat 10 Penyihir Terbaik di Serial Jujutsu Kaisen

Selama masa keemasan jujutsu, Ryomen Sukuna adalah manusia penyihir. Dia sangat kuat dan penyihir lain harus membunuhnya. Bahkan setelah mati pun, Sukuna terlalu kuat untuk dihancurkan. Akibatnya, 20 jarinya diawetkan dan disebarkan. Sukuna menjadi roh terkutuk setelah mati. Dia diakui sebagai Raja Kutukan.

Selain kemampuan tarung manusia super, energi kutukan Sukuna tidak punya batas. Sementara teknik bawaannya tidak diketahui, dia memamerkan banyak keterampilan jujutsu yang mengerikan. Ekspansi Domainnya, Kuil Jahat, bisa bermanifestasi tanpa batasan. Ketika dia meluncurkan Ekspansi Domain-nya, kemampuan Sukuna, Membongkar dan Membelah, menyebabkan kerusakan luar biasa. Misalnya, ketika dia menghancurkan area seluas seperempat kilo di Shibuya.

2. Satoru Gojo
Peringkat 10 Penyihir Terbaik di Serial Jujutsu Kaisen

Di chapter 96 Jujutsu Kaisen, terungkap kalau ketika anak dengan Rikugan, Satoru Gojo, lahir, keseimbangan dunia terganggu. Satoru adalah penyihir terkuat di dunia. Sebagai keturunan pertama keluarga Gojo yang mewarisi Rikugan dan teknik Mukagen dalam ratusan tahun, Satoru punya cukup kekuatan untuk menyapu bersih seluruh populasi kalau dia mau.

Tapi, dia menggunakan kekuatan ini untuk mengasuh generasi baru penyihir. Cita-cita Satoru adalah mereformasi masyarakat jujutsu dari bawah ke atas. Dia tidak bisa melakukannya tanpa membesarkan penyihir lebih mudah untuk berdiri sejajar dengannya. Karena dia yang terkuat, Satoru punya keuntungan politik di komunitas jujutsu. Dia jelas tahu bagaimana menggunakannya terhadap para petinggi.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Anime Mirip Jujutsu Kaisen yang Tak Kalah Seru

1. Yuta Okkotsu
Peringkat 10 Penyihir Terbaik di Serial Jujutsu Kaisen

Satoru mungkin adalah penyihir terkuat di dunia. Tapi, muridnya, Yuta punya energi kutukan dan potensi yang sangat besar untuk menggeser posisi Satoru. Ketika dia masuk SMA Jujutsu, Yuta segera diakui sebagai kelas khusus—utamanya karena kekuatan besar Rika.

Begitu Yuta mencapai potensi sejatinya, dia akan mendominasi arena jujutsu. Dia memahami jumlah energi kutukan miliknya dan dia dengan mahir memanipulasinya. Yuta bahkan bisa meniru teknik kutukan lain seperti ujaran kutukan Toge dan memanggil Shikigami. Dia bahkan bisa menggunakan Teknik Kutukan Terbalik secara berulang kali. Ini adalah pencapaian yang akan membuat penyihir lain kelelahan. Bahkan, Satoru pun mengakui dia tidak mampu melakukannya terus menerus.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Ben Whittaker...
Profil Ben Whittaker Petinju Bertato One Piece yang Tak Terkalahkan
Ada Wibu hingga Wota,...
Ada Wibu hingga Wota, 10 Kata Bahasa Jepang Ini Telah Diakui KBBI
Film Jujutsu Kaisen...
Film Jujutsu Kaisen Tayang 2025, Masa Depan Anime Menggunakan Visual Sekuel Culling Game
Rekomendasi
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
Berita Terkini
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
Sarwendah Laporkan Ruben...
Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke KPAI Terkait Pengasuhan dan Nafkah Anak
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved