WHO Optimistis Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bisa Siap Sebelum 2021
Jum'at, 19 Juni 2020 - 14:24 WIB
loading...
WHO menyebutkan bahwa ratusan juta dosis vaksin Covid-19 dapat diproduksi pada akhir tahun ini. / Foto: ilustrasi/The Conversation
A
A
A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) menyebutkan bahwa ratusan juta dosis vaksin Covid-19 dapat diproduksi pada akhir tahun ini, dan ditargetkan untuk mereka yang paling rentan terhadap virus. Saat ini, badan kesehatan PBB itu sedang mengerjakan target tersebut, dengan dua miliar dosis vaksin siap pada akhir 2021, ketika perusahaan farmasi bergegas mencari vaksin .
(Baca juga: Pesan 400 Juta Dosis, Negara Eropa Berlomba Amankan Vaksin Covid-19 )
Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan mengungkapkan, para peneliti sedang mengerjakan lebih dari 200 kandidat vaksin di seluruh dunia, termasuk 10 yang sedang dalam pengujian manusia. "Jika kami sangat beruntung, akan ada satu atau dua kandidat yang sukses sebelum akhir tahun ini," kata Swaminathan dalam konferensi pers virtual.
Dia mengidentifikasi tiga kelompok yang paling membutuhkan gelombang pertama vaksin. Mereka adalah pekerja garis depan dengan paparan tinggi, seperti dokter dan petugas polisi; kemudian, mereka yang paling rentan terhadap penyakit, seperti orang tua dan penderita diabetes; dan orang-orang di lingkungan transmisi tinggi, seperti daerah kumuh perkotaan dan rumah perawatan.
"Anda harus mulai dengan yang paling rentan dan kemudian semakin memvaksinasi lebih banyak orang. Kami sedang mengerjakan asumsi bahwa kami mungkin memiliki beberapa ratus juta dosis pada akhir tahun ini, sangat optimistis," kata Swaminathan.
(Baca juga: Pesan 400 Juta Dosis, Negara Eropa Berlomba Amankan Vaksin Covid-19 )
Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan mengungkapkan, para peneliti sedang mengerjakan lebih dari 200 kandidat vaksin di seluruh dunia, termasuk 10 yang sedang dalam pengujian manusia. "Jika kami sangat beruntung, akan ada satu atau dua kandidat yang sukses sebelum akhir tahun ini," kata Swaminathan dalam konferensi pers virtual.
Dia mengidentifikasi tiga kelompok yang paling membutuhkan gelombang pertama vaksin. Mereka adalah pekerja garis depan dengan paparan tinggi, seperti dokter dan petugas polisi; kemudian, mereka yang paling rentan terhadap penyakit, seperti orang tua dan penderita diabetes; dan orang-orang di lingkungan transmisi tinggi, seperti daerah kumuh perkotaan dan rumah perawatan.
"Anda harus mulai dengan yang paling rentan dan kemudian semakin memvaksinasi lebih banyak orang. Kami sedang mengerjakan asumsi bahwa kami mungkin memiliki beberapa ratus juta dosis pada akhir tahun ini, sangat optimistis," kata Swaminathan.
Lihat Juga :