Ini Dia Dalang Kekacauan Multiverse di Spider-Man: No Way Home dan Doctor Strange 2
Rabu, 04 Mei 2022 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
“Selalu ada metode ke kegilaan, bahkan di multiverse. Loki dan Sylvie melakukan sesuatu di akhir serial itu (Loki) yang membuat semua ini mungkin terjadi,” ujar Kevin kepada Marvel.com.
![Ini Dia Dalang Kekacauan Multiverse di Spider-Man: No Way Home dan Doctor Strange 2]()
Kevin menambahkan, sekarang He Who Remains sudah tewas. Dia dibunuh Sylvie yang penuh dendam karena apa yang terjadi pada dirinya. Kematian He Who Remains ini mempengaruhi kegilaan di multiverse.
“He Who Remains mati. Dan, itu membuat mantranya jadi kacau di Spider-Man: No Way Home, yang menyebakan seluruh multiverse jadi cukup gila di (Doctor Strange in the Multiverse of Madness),” kata Kevin menjelaskan.
Di Loki, He Who Remains adalah kreator dan kepala Otoritas Variasi Waktu (TVA). Misi TVA adalah menjaga—dan menyingkirkan—berbagai lini masa di multiverse dan menjaga realitas maintstram yang dikenal sebagai Lini Masa Keramat. Di akhir serial itu, varian Loki, Sylvie, membunuh He Who Remains. Akibatnya, terciptalah banyak realitas alternatif yang tidak diawasi.
Ketika peristiwa ini terjadi—tampaknya, di saat itulah Peter menemui Strange untuk meminta bantuan itu dan mantra Strange jadi kacau. Setelah kekacauan pecah di No Way Home, Strange pada akhirnya bisa menyegel keretakan di multiverse itu dan mengembalikan semua orang ke semesta masing-masing. Tapi, Multiverse of Madness mengungkap kalau itu belum selesai.
![Ini Dia Dalang Kekacauan Multiverse di Spider-Man: No Way Home dan Doctor Strange 2]()
Apakah masalah itu adalah keberlanjutan dari apa yang dilakukan Strange di No Way Home atau ancaman baru belum jelas. Tapi, pernyataan Kevin mengarah ke pelaku lain. Dia tak lain dan tak bukan adalah Loki, atau lebih tepatnya varian Loki, Sylvie.
Trailer resmi No Way Home dirilis setelah Loki selesai. Ini menyebabkan spekulasi kalau peristiwa di serial itu bisa mempengaruhi mantra Strange dan menyebabkan insiden multiverse di film itu. Baik No Way Home atau Loki secara langsung tidak mengindikasikan koneksi satu sama lain. Tapi, komentar Kevin itu mengonfirmasi kalau memang ada koneksi.

Kevin menambahkan, sekarang He Who Remains sudah tewas. Dia dibunuh Sylvie yang penuh dendam karena apa yang terjadi pada dirinya. Kematian He Who Remains ini mempengaruhi kegilaan di multiverse.
“He Who Remains mati. Dan, itu membuat mantranya jadi kacau di Spider-Man: No Way Home, yang menyebakan seluruh multiverse jadi cukup gila di (Doctor Strange in the Multiverse of Madness),” kata Kevin menjelaskan.
Di Loki, He Who Remains adalah kreator dan kepala Otoritas Variasi Waktu (TVA). Misi TVA adalah menjaga—dan menyingkirkan—berbagai lini masa di multiverse dan menjaga realitas maintstram yang dikenal sebagai Lini Masa Keramat. Di akhir serial itu, varian Loki, Sylvie, membunuh He Who Remains. Akibatnya, terciptalah banyak realitas alternatif yang tidak diawasi.
Ketika peristiwa ini terjadi—tampaknya, di saat itulah Peter menemui Strange untuk meminta bantuan itu dan mantra Strange jadi kacau. Setelah kekacauan pecah di No Way Home, Strange pada akhirnya bisa menyegel keretakan di multiverse itu dan mengembalikan semua orang ke semesta masing-masing. Tapi, Multiverse of Madness mengungkap kalau itu belum selesai.

Apakah masalah itu adalah keberlanjutan dari apa yang dilakukan Strange di No Way Home atau ancaman baru belum jelas. Tapi, pernyataan Kevin mengarah ke pelaku lain. Dia tak lain dan tak bukan adalah Loki, atau lebih tepatnya varian Loki, Sylvie.
Trailer resmi No Way Home dirilis setelah Loki selesai. Ini menyebabkan spekulasi kalau peristiwa di serial itu bisa mempengaruhi mantra Strange dan menyebabkan insiden multiverse di film itu. Baik No Way Home atau Loki secara langsung tidak mengindikasikan koneksi satu sama lain. Tapi, komentar Kevin itu mengonfirmasi kalau memang ada koneksi.
Lihat Juga :