Soroti Robohnya Perosotan di Kenjeran Park, Sandiaga Uno: CHSE Belum Diterapkan
Senin, 09 Mei 2022 - 19:40 WIB
loading...
Insiden robohnya seluncuran Kenjeran Park Surabaya yang terjadi baru-baru ini, mendapatkan sorotan khusus dari berbagai pihak termasuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/Dok.MPI
A
A
A
JAKARTA - Insiden robohnya seluncuran Kenjeran Park Surabaya yang terjadi baru-baru ini, mendapatkan sorotan khusus dari berbagai pihak termasuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno . Di mana kejadian tersebut menimbulkan korban, yang rata-ratanya adalah anak belasan tahun.
Sandiaga mengatakan, insiden robohnya seluncuran di Kenjeran Park Surabaya itu seharusnya memerhatikan fungsi dari CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).
"Safety-nya harus kita jaga. Kejadian yang terjadi di Kenjeran Park Surabaya ini tentunya adalah aspek CHSE yang belum diterapkan," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang dilakukan secara virtual, Senin (09/05/22).
Oleh karena itu, kata Sandiaga, pihaknya akan mengeluarkan surat edaran ke seluruh destinasi wisata agar melakukan inspeksi ulang. Terkait dengan keamanan destinasi wisata itu, sehingga para pengunjung yang datang akan terjamin keselamatannya. Serta pihak pengelola bisa menerapkan CHSE dengan baik, dan disesuaikan kapasitasnya.
Baca Juga: Bangkitkan Wisata Selam, Kemenparekraf Sosoalisasi CHSE
">Sandiaga mengatakan, insiden robohnya seluncuran di Kenjeran Park Surabaya itu seharusnya memerhatikan fungsi dari CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).
"Safety-nya harus kita jaga. Kejadian yang terjadi di Kenjeran Park Surabaya ini tentunya adalah aspek CHSE yang belum diterapkan," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang dilakukan secara virtual, Senin (09/05/22).
Oleh karena itu, kata Sandiaga, pihaknya akan mengeluarkan surat edaran ke seluruh destinasi wisata agar melakukan inspeksi ulang. Terkait dengan keamanan destinasi wisata itu, sehingga para pengunjung yang datang akan terjamin keselamatannya. Serta pihak pengelola bisa menerapkan CHSE dengan baik, dan disesuaikan kapasitasnya.
Baca Juga: Bangkitkan Wisata Selam, Kemenparekraf Sosoalisasi CHSE
"Terutama jika ada aspek-aspek teknis yang selama ini tidak terlalu diperhatikan. Kami akan bantu sosialisasikan ini, karena ini menjadi landasan dari penyelenggaraan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.