Review Film Firestarter, Bocah Pengendali Api dari Novel Stephen King
Rabu, 18 Mei 2022 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Firestarter punya banyak potensi untuk menjadi cerita yang lebih dari sekadar kisah horor thriller generik. Charlie yang menjadi korban perisakan di sekolah karena sikap anehnya, Charlie yang bingung dan takut dengan kekuatan super yang dimilikinya, bisa menjadi subplot yang menarik jika dieksplorasi lebih jauh.
Baca Juga: Drama Tomorrow Dikritik karena Masukkan Nama BTS secara Tidak Hormat
Cara ini juga bisa dipakai untuk menunjukkan Charlie sebagai sosok manusia biasa, membuat penonton bisa lebih berempati padanya. Karena bagaimana pun, ia masih kanak-kanak.
Bagian-bagian ini sebenarnya sudah muncul pada awal film, tapi hanya ditampilkan sekilas saja. Sutradara Keith Thomas dan penulis skenario Scott Teems lebih memilih untuk menampilkan ikatan hubungan ayah-anak antara Andy dan Charlie, tapi eksplorasinya juga masih tanggung.
![Review Film Firestarter, Bocah Pengendali Api dari Novel Stephen King]()
Foto: Universal Pictures
Misalnya saja, keinginan Andy agar Charlie memendam kekuatannya langsung hilang begitu saja tanpa ada konflik yang berarti.
Padahal penceritaan latar belakang Andy dan Vicky, juga berbagai cara yang mereka lakukan untuk melindungi Charlie, bisa lebih digali lagi agar kisahnya lebih emosional.
Skenario Firestarterboleh jadi menjadi biang masalahnya. Skenario film ini tidak padat. Untuk menggambarkan hubungan Andy dan Charlie saja, banyak durasi yang terbuang, dengan hasil yang juga tidak memuaskan. Ini membuat ritme filmnya terasa bergerak cukup lambat.
Baca Juga: Drama Tomorrow Dikritik karena Masukkan Nama BTS secara Tidak Hormat
Cara ini juga bisa dipakai untuk menunjukkan Charlie sebagai sosok manusia biasa, membuat penonton bisa lebih berempati padanya. Karena bagaimana pun, ia masih kanak-kanak.
Bagian-bagian ini sebenarnya sudah muncul pada awal film, tapi hanya ditampilkan sekilas saja. Sutradara Keith Thomas dan penulis skenario Scott Teems lebih memilih untuk menampilkan ikatan hubungan ayah-anak antara Andy dan Charlie, tapi eksplorasinya juga masih tanggung.

Foto: Universal Pictures
Misalnya saja, keinginan Andy agar Charlie memendam kekuatannya langsung hilang begitu saja tanpa ada konflik yang berarti.
Padahal penceritaan latar belakang Andy dan Vicky, juga berbagai cara yang mereka lakukan untuk melindungi Charlie, bisa lebih digali lagi agar kisahnya lebih emosional.
Skenario Firestarterboleh jadi menjadi biang masalahnya. Skenario film ini tidak padat. Untuk menggambarkan hubungan Andy dan Charlie saja, banyak durasi yang terbuang, dengan hasil yang juga tidak memuaskan. Ini membuat ritme filmnya terasa bergerak cukup lambat.
Lihat Juga :