Tampilkan Keragaman Budaya, Kuliner dan UMKM, FKMK Gelar Festival Kudus 2022
Minggu, 22 Mei 2022 - 09:51 WIB
loading...
Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) kembali menggelar Festival Kudus 2022 yang digelar di kompleks Museum Satria Mandala Jakarta pada Sabtu dan Minggu (21-22/5). Foto/Thomas Manggalla/Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) kembali menggelar Festival Kudus 2022 yang digelar di kompleks Museum Satria Mandala Jakarta pada Sabtu dan Minggu (21-22/5). Lewat kegiatan ini, FKMK ingin mengenalkan potensi budaya, kuliner dan UMKM yang dimiliki Kabupaten Kudus seraya mengenalkan Kudus kepada masyarakat Jakarta.
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK), Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Herryanto selama dua tahun kita semua tak bisa melakukan apa-apa karena badai covid ini. Perekonomian global pun ikut melemah. Tapi, ada sisi positif dari situ yaitu sejumlah inisiatif muncul untuk berinovasi.
“Festival Kudus 2022 ini adalah bentuk dari inovasi yang muncul untuk bisa berkreasi menyelenggarakan ajang bermanfaat seperti ini. Di sini kami menampilkan kearifan budaya Kudus yang ditinggalkan bagi kami. Yang paling utama adalah toleransi. Kudus sebagai kota empat negeri karena punya empat etnis yaitu: Jawa, Cina, Arab, dan Belanda, tapi tetap mengagungkan peninggalan toleransi sehingga bisa hidup dengan damai hingga saat ini. Panitia mempersiapkan semuanya dalam kurun waktu lima bulan dengan sangat baik,” ujar tutur Eris Herryanto
Menurut Eris Herryanto Festival Kudus 2022 ini adalah bentuk dari inovasi yang muncul untuk bisa berkreasi menampilkan budaya Kudus yang ditinggalkan bagi kami. Yang paling utama adalah toleransi. Kudus sebagai kota empat negeri karena punya empat etnis yaitu Jawa, Cina, Arab, dan Belanda, tapi tetap mengagungkan peninggalan toleransi sehingga bisa hidup dengan damai hingga saat ini. Panitia mempersiapkan semuanya dalam kurun waktu lima bulan dengan sangat baik.
Baca Juga: Festival Kuliner Tingkatkan Transaksi Keuangan Digital
Ditambahkan mantan Sekjen Inasgoc Asian Games 2018 itu, dengan penyelenggaraan di Jakarta dimaksudkan agar potensi budaya dan UMKM yang ada di Kudus akan bisa terangkat dan dikenal masyarakat luas."Dengan penyelenggaraan acara ini, kita berharap masyarakat diluar Kudus bisa mengetahui potensi wisata, potensi budaya, potensi kuliner dan juga potensi ekonomi yang diusung UMKM di Kudus bisa dikenal oleh masyarakat. Ditambah penyelenggaran festival ini bisa sebagai forum silaturahmi masyarakat Kudus yang ada di Jakarta dan yang ada di perantauan," tambahnya.
Fenomena perkembangan UMKM dan industri kreatif tentu harus terus didukung dan difasilitasi agar terus berkembang menjadi salah satu pilar kekuatan ekonomi masyarakat. Sadar akan hal itu, FKMK yang selama ini sebagai wadah komunikasi bagi masyarakat asal Kudus di perantauan di wilayah Jabodetabek, berinisiatif menggelar ‘Festival Kudus 2022’. FKMK bekerjasama dengan Yayasan BUMN dan Pemerintah Kabupaten Kudus.
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK), Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Herryanto selama dua tahun kita semua tak bisa melakukan apa-apa karena badai covid ini. Perekonomian global pun ikut melemah. Tapi, ada sisi positif dari situ yaitu sejumlah inisiatif muncul untuk berinovasi.
“Festival Kudus 2022 ini adalah bentuk dari inovasi yang muncul untuk bisa berkreasi menyelenggarakan ajang bermanfaat seperti ini. Di sini kami menampilkan kearifan budaya Kudus yang ditinggalkan bagi kami. Yang paling utama adalah toleransi. Kudus sebagai kota empat negeri karena punya empat etnis yaitu: Jawa, Cina, Arab, dan Belanda, tapi tetap mengagungkan peninggalan toleransi sehingga bisa hidup dengan damai hingga saat ini. Panitia mempersiapkan semuanya dalam kurun waktu lima bulan dengan sangat baik,” ujar tutur Eris Herryanto
Menurut Eris Herryanto Festival Kudus 2022 ini adalah bentuk dari inovasi yang muncul untuk bisa berkreasi menampilkan budaya Kudus yang ditinggalkan bagi kami. Yang paling utama adalah toleransi. Kudus sebagai kota empat negeri karena punya empat etnis yaitu Jawa, Cina, Arab, dan Belanda, tapi tetap mengagungkan peninggalan toleransi sehingga bisa hidup dengan damai hingga saat ini. Panitia mempersiapkan semuanya dalam kurun waktu lima bulan dengan sangat baik.
Baca Juga: Festival Kuliner Tingkatkan Transaksi Keuangan Digital
Ditambahkan mantan Sekjen Inasgoc Asian Games 2018 itu, dengan penyelenggaraan di Jakarta dimaksudkan agar potensi budaya dan UMKM yang ada di Kudus akan bisa terangkat dan dikenal masyarakat luas."Dengan penyelenggaraan acara ini, kita berharap masyarakat diluar Kudus bisa mengetahui potensi wisata, potensi budaya, potensi kuliner dan juga potensi ekonomi yang diusung UMKM di Kudus bisa dikenal oleh masyarakat. Ditambah penyelenggaran festival ini bisa sebagai forum silaturahmi masyarakat Kudus yang ada di Jakarta dan yang ada di perantauan," tambahnya.
Fenomena perkembangan UMKM dan industri kreatif tentu harus terus didukung dan difasilitasi agar terus berkembang menjadi salah satu pilar kekuatan ekonomi masyarakat. Sadar akan hal itu, FKMK yang selama ini sebagai wadah komunikasi bagi masyarakat asal Kudus di perantauan di wilayah Jabodetabek, berinisiatif menggelar ‘Festival Kudus 2022’. FKMK bekerjasama dengan Yayasan BUMN dan Pemerintah Kabupaten Kudus.
Lihat Juga :