Buka di Jalan Sabang, Kopi Ko Acung Hadirkan Kuliner Peranakan ala Masakan Rumahan

Senin, 23 Mei 2022 - 20:30 WIB
loading...
Buka di Jalan Sabang, Kopi Ko Acung Hadirkan Kuliner Peranakan ala Masakan Rumahan
CEO ARA Food, Christiana Halim dan Ko Acung. Foto/Thomas Manggalla
A A A
JAKARTA - Penikmat kuliner khususnya yang berada di kawasan jalan Sabang, Jakarta Pusat dan sekitarnya, semakin dimanjakan dengan kehadiran kedai Kopi Ko Acung. Kedai kopi berkonsep peranakan yang menyajikan berbagai sajian istimewa khas Sambas, Kalimantan Barat ini siap menambah perbendaharaan cita rasa yang menggoyang lidah yang menghapus rasa kangen kudapan ala masakan rumahan.

Seperti kita ketahui, kawasan Sabang merupakan salah satu pusat kuliner di Jakarta. Hal ini menjadi salah satu alasan juga untuk membuka cabang kedua Kopi Ko Acung di kawasan ramai kuliner ini setelah membuka restoran pertamanya di Bintaro. Sehingga, penikmat kuliner khususnya di kawasan Jakarta dan sekitarnya, kini punya satu lagi alternatif tempat untuk menambah perbendaharaan cita rasa. Kopi Ko Acung adalah sebuah kedai kopi dengan konsep Peranakan yang menyajikan berbagai sajian istimewa khas Kalimantan Barat, yang menawarkan suasana santai dan hangat seperti layaknya sedang asik berkunjung di ruang tamu rumah teman.
Buka di Jalan Sabang, Kopi Ko Acung Hadirkan Kuliner Peranakan ala Masakan Rumahan

Kedai yang menawarkan suasana santai dan hangat seperti layaknya sedang asik berkunjung di ruang tamu teman ini memiliki sajian istimewa, yakni Sop Singkong Kuah Sapi. Istimewanya cita rasa misoa dan potongan singkong bertemu dengan kuah kaldu sapi yang gurih dan kental berpadu dengan rasa aneka toppingnya berupa potongan daging sapi, ikan teri dan kacang goreng sungguh memberikan pengalaman rasa yang baru.

"Menu ini angkat ciri khas Kota Sambas bisa rasakan campuran kaldu potongan daging sapi ada ikan teri kacang goreng dikasih cabe dipadu bumbu racikan tradisional dan tradisi turun temurun yang mencoba pertahankan ciri khas kuah bening dimana bahan-bahannya beberapa seperti daun kasumi dan pisang dibeli langsung dari Kalimantan," ungkap Ko Acung menjawab pertanyaan SINDOnews.com saat dijumpai di pembukaan resto kedai kopi Ko Acung kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Senin (23/5) sore.

Baca Juga: Usaha Kuliner Tingkatkan Peluang Kerja

Di samping signature menu tersebut, terdapat juga Bubur Sapi Sop Ikan Teri, kincipan, sate kuah, bubur Padas, aneka Mie Hokkian, bisa juga sarapan dengan Bubur Sapi, Bubur Ayam, atau Mie dan Bihun Baskom. Jika sekedar ingin ngemil begitu banyak pilihan cemilan untuk menemani kongkow-kongkow bersama teman. Salah satunya yang khas adalah Pisang Goreng Selai Srikaya yang renyah, lalu dicocol dengan selai lembut yang manisnya pas buatan Ko Acung sendiri yang asik dinikmati dengan segelas Kopi Susu hangat rasa kampong yang khas.

Jangan khawatir jika pengunjung tidak ngopi, masih banyak pilihan minuman segar seperti Es Jeruk Sonkit, Es Lidah Buaya, campuran keduanya yang super segar Es Sonkit Lidah Buaya, Es Soda Kitna, bahkan sampai Minuman Badak yang legendaris. Semakin asyik dan segar menikmatinya sambil duduk santai di antara jendela-jendela besar berwarna merah, duduk-duduk sarapan pagi, kumpul bersama teman, pertemuan dengan rekan kerja, ataupun sekedar mampir menikmati waktu santai sendiri ditemani hidangan-hidangan lokal kaya rasa.



"Di kawasan Sabang ini kuliner apa saja ada. Tapi sepertinya makanan khas Kalimantan dengan konsep peranakan belum ada. Semoga saja kita bisa meramaikan dan bisa diterima, dan jadi pada lebih kenal dengan cita rasa daerah," ungkap Ko Acung memilih kawasan Sabang sebagai lokasi kedai keduanya setelah di kawasan Jombang Bintaro, Tangerang Selatan.
Buka di Jalan Sabang, Kopi Ko Acung Hadirkan Kuliner Peranakan ala Masakan Rumahan

Senada dengan pernyataan Ko Acung, CEO ARA Food, Christiana Halim mengatakan pihaknya melihat pembukaan cabang kedua ini sebagai sebuah kesempatan yang baik dan pas untuk membuka Kopi Ko Acung dan memperkenalkan cita rasa peranakan nusantara yang halal dan dapat dinikmati semua orang di Bintaro ini, yang dirasa sebagai wilayah yang menjadi tren untuk kuliner," tukasnya.

Christiana Halim mengaku pandemi dalam 2 tahun terakhir ikut membuat omset di Bintaro menurun drastis hingga 50 persen dari biasanya karena ada berbagai pembatasan dan aturan lainnya termasuk jam operasional. Meski begitu, pihaknya optimis dalam setahun ini bisa terus berkembang secara bisnis di tengah kondisi yang semakin membaik dengan adanya kelonggaran dari pemerintah.

“Pandemi memberikan dampak buat bisnis yang begitu berat buat kami hingga 50 persen akibat pembatasan makanya ada penyesuain jam kerja dan jumlah karyawan kami sesuaikan, meski tidak sampai ada pengurangan karyawan makanya di switch ke kedai di Sabang sehingga kami ingin kedai di Sabang ini bisa berkembang ditengah adanya kelonggaran dari pemerintah apalagi lokasi dekat perkantoran dengan berbagai menu otentik Peranakan seperti makan masakan orang tua dirumah sehingga bisa diterima semua orang,” ungkap Christiana

Kopi Ko Acung merupakan salah satu bagian dari ARA Food, perusahaan yang bergerak di bidang Food & Beverage. Sebelumnya, ARA Food telah membidani lahirnya sejumlah produk makanan pesan antar seperti Ayam Pinggir Jalan, Ten-Chan Rice Bowl, Bad Bone Burger, Go-Spot dan segera menyusul Kebab 1001.

Penasaran dengan cita rasa dan suasana di Kopi Ko Acung, bisa langsung mampir Jl. H. Agus Salim No.16, RT.02/RW.01, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Mulai pukul 07.00 - 22.00 (Minggu - Kamis) dan pukul 07.00 - 00.00 (Jumat - Sabtu). Selama Grand Opening ada diskon 30% dari 23 Mei sampai 30 Juni 2022. Untuk ragam menunya bisa juga dilihat di Facebook dan Instagram Kopi Ko Acung yang dibanderol dengan harga yang terjangkau.
(hri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1606 seconds (11.97#12.26)