Kolesterol Tinggi, Nyeri di Tiga Area Tubuh Ini Harus Diwaspadai
Selasa, 24 Mei 2022 - 19:31 WIB
loading...
Kolesterol tinggi biasanya tidak menunjukkan gejala. Namun nyeri di tiga area tubuh bisa menandakan penumpukan kolesterol yang menyebabkan arteri menyempit. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Kolesterol tinggi biasanya tidak menunjukkan gejala . Namun nyeri di tiga area tubuh bisa menandakan penumpukan kolesterol yang menyebabkan arteri menyempit. Kondisi tersebut harus diwaspadai.
Dilansir dari Express, Selasa (24/5/2022) kolesterol tinggi dikaitkan dengan komplikasi serius, seperti penyakit arteri perifer (PAD) yang ditandai dengan rasa sakit di tiga area tubuh.
PAD adalah masalah peredaran darah umum di mana arteri yang menyempit mengurangi aliran darah ke anggota tubuh. Menurut American Heart Association (AHA), nyeri kram di pinggul, paha atau betis saat berjalan, menaiki tangga atau berolahraga, bisa menandakan PAD.
"Rasa sakit PAD sering hilang ketika Anda berhenti berolahraga, meskipun ini mungkin memakan waktu beberapa menit. Otot yang bekerja membutuhkan lebih banyak aliran darah. Otot yang beristirahat dapat bertahan dengan lebih sedikit," kata AHA.
Baca Juga: 3 Jenis Daging yang Mengandung Kolesterol Tinggi
Adapun gejala lain dari PAD meliputi luka kaki atau jari kaki yang tidak akan sembuh atau sembuh dengan sangat lambat, gangren atau jaringan mati, penurunan suhu kaki bagian bawah dibandingkan dengan kaki lainnya atau bagian tubuh lainnya.
Dilansir dari Express, Selasa (24/5/2022) kolesterol tinggi dikaitkan dengan komplikasi serius, seperti penyakit arteri perifer (PAD) yang ditandai dengan rasa sakit di tiga area tubuh.
PAD adalah masalah peredaran darah umum di mana arteri yang menyempit mengurangi aliran darah ke anggota tubuh. Menurut American Heart Association (AHA), nyeri kram di pinggul, paha atau betis saat berjalan, menaiki tangga atau berolahraga, bisa menandakan PAD.
"Rasa sakit PAD sering hilang ketika Anda berhenti berolahraga, meskipun ini mungkin memakan waktu beberapa menit. Otot yang bekerja membutuhkan lebih banyak aliran darah. Otot yang beristirahat dapat bertahan dengan lebih sedikit," kata AHA.
Baca Juga: 3 Jenis Daging yang Mengandung Kolesterol Tinggi
Adapun gejala lain dari PAD meliputi luka kaki atau jari kaki yang tidak akan sembuh atau sembuh dengan sangat lambat, gangren atau jaringan mati, penurunan suhu kaki bagian bawah dibandingkan dengan kaki lainnya atau bagian tubuh lainnya.
Lihat Juga :