Winnie the Pooh: Blood and Honey Kisahkan Pooh dan Piglet yang Berubah Jadi Penjahat
Jum'at, 27 Mei 2022 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
“Christopher Robin ditarik dari mereka, dan dia tidak diberi makanan, itu membuat hidup Pooh dan Piglet cukup sulit. Karena mereka harus berjuang sendiri, mereka pada dasarnya menjadi liar," jelas Waterfield.
“Jadi mereka kembali ke akar hewani mereka. Mereka tidak lagi jinak, mereka seperti beruang ganas dan babi yang ingin berkeliling dan mencoba mencari mangsa," sambungnya.
Film ini diambil dalam 10 hari di Inggris, tidak jauh dari Ashdown Forest, yang menjadi inspirasi bagi AA Milne. Meskipun Waterfield menolak untuk mengungkapkan anggaran untuk film ini, dia menyebut penonton tidak seharusnya mengharapkan ini menjadi produksi tingkat Hollywood.
Baca Juga: 4 Film Thailand yang Tidak Boleh Ditonton Anak Kecil, Penuh Adegan Ranjang Khusus Dewasa
Jagged Edge Productions, yang dijalankan Waterfield dengan co-produser Scott Jeffrey, membuat film tersebut. Sementara ITN Studios telah menandatangani untuk mendistribusikannya.
Mengingat premisnya, tantangan terbesar, diungkap Waterfield, adalah menyeimbangkan garis antara horor dan komedi. “Ketika Anda mencoba dan membuat film seperti ini, dan itu adalah konsep yang sangat aneh. Di mana tidak ada yang menakutkan dan itu benar-benar konyol dan kami ingin di antara keduanya," ujar Waterfield.
“Jadi mereka kembali ke akar hewani mereka. Mereka tidak lagi jinak, mereka seperti beruang ganas dan babi yang ingin berkeliling dan mencoba mencari mangsa," sambungnya.
Film ini diambil dalam 10 hari di Inggris, tidak jauh dari Ashdown Forest, yang menjadi inspirasi bagi AA Milne. Meskipun Waterfield menolak untuk mengungkapkan anggaran untuk film ini, dia menyebut penonton tidak seharusnya mengharapkan ini menjadi produksi tingkat Hollywood.
Baca Juga: 4 Film Thailand yang Tidak Boleh Ditonton Anak Kecil, Penuh Adegan Ranjang Khusus Dewasa
Jagged Edge Productions, yang dijalankan Waterfield dengan co-produser Scott Jeffrey, membuat film tersebut. Sementara ITN Studios telah menandatangani untuk mendistribusikannya.
Mengingat premisnya, tantangan terbesar, diungkap Waterfield, adalah menyeimbangkan garis antara horor dan komedi. “Ketika Anda mencoba dan membuat film seperti ini, dan itu adalah konsep yang sangat aneh. Di mana tidak ada yang menakutkan dan itu benar-benar konyol dan kami ingin di antara keduanya," ujar Waterfield.
Lihat Juga :