10 Serial Anime Populer yang Tumbuh Bersama Penggemar
Jum'at, 03 Juni 2022 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
3. One Piece
![10 Serial Anime Populer yang Tumbuh Bersama Penggemar]()
Saat dimulai pada 1999, One Piece sepertinya bukan apa-apa selain jawaban anime yang berwarna dan super power terhadap dongeng bajak lain. Petualangan Topi Jerami yang mengasyikkan dan menyenangkan itu awalnya dimaksudkan untuk anak-anak. Tapi, semakin panjang perjalanan Luffy dan teman-temannya, mereka pun jadi tumbuh dan melihat betapa kerasnya dunia nyata sebagaimana dialami penggemar mereka.
Dunia One Piece hidup di bawah tekanan Pemerintah Dunia. Perompakan adalah satu-satunya bentuk pemberontakan dan kekuatan yang dipunyai rakyat biasa. Impian sederhana Luffy, kerja keras, dan persahabatan menjadi dewasa dalam pertarungan demi kebebasan dan keadilan. Penggemar One Piece pun bisa relate setelah mereka tumbuh dan melihat seperti apa seharusnya dunia mereka.
2. Naruto
![10 Serial Anime Populer yang Tumbuh Bersama Penggemar]()
Terkait pahlawan shounen, tidak ada yang menua sejelas Naruto Uzumaki. Di serial pertamanya, Naruto adalah cowok berusia 12 tahu dengan impian besar menjadi Hokage. Alih-alih tetap seperti itu, Naruto jadi remaja yang pemarah tapi bertekad kuat di Shippuden. Petualangannya berakhir setelah dia menjadi Hokage.
Yang membuat perjalanan Naruto jadi lebih berarti adalah penggemar aslinya tumbuh pada saat yang sama dengan dia. Itu juga bukan akhir dari cerita Naruto. Setelah Shippuden, Naruto menyerahkan jalan ceritanya kepada anaknya, Boruto, di Boruto: Naruto Next Generations. Fanbase pertama serial itu pun membiarkan generasi baru masuk.
Baca Juga: 7 Karakter Anime Cewek Dandere yang Suka Bikin Gemas
1. Doraemon
![10 Serial Anime Populer yang Tumbuh Bersama Penggemar]()
Dimulai pada 1973, Doraemon tidak hanya eksklusif untuk satu generasi. Doraemon dan Nobita secara praktis timeless. Masa kanak-kanak abadi mereka yang mengasyikkan dipuji oleh kelompok usia berbeda. Meski begitu, Doraemon pun tahu kalau masa kanak-kanak tidaklah selamanya. Mereka mengakhirinya dengan Stand by Me.
Finale itu berfokus pada Nobita dan Doraemon yang sudah lebih dewasa. Nobita berada di titik di mana dia sudah lebih dewasa dari teman masa kecilnya itu. Doraemon masih tetap kuat sampai sekarang. Tapi, Stand by Me adalah titik akhir pahit manis bagi banyak penggemar anime yang sudah lebih tua.

Saat dimulai pada 1999, One Piece sepertinya bukan apa-apa selain jawaban anime yang berwarna dan super power terhadap dongeng bajak lain. Petualangan Topi Jerami yang mengasyikkan dan menyenangkan itu awalnya dimaksudkan untuk anak-anak. Tapi, semakin panjang perjalanan Luffy dan teman-temannya, mereka pun jadi tumbuh dan melihat betapa kerasnya dunia nyata sebagaimana dialami penggemar mereka.
Dunia One Piece hidup di bawah tekanan Pemerintah Dunia. Perompakan adalah satu-satunya bentuk pemberontakan dan kekuatan yang dipunyai rakyat biasa. Impian sederhana Luffy, kerja keras, dan persahabatan menjadi dewasa dalam pertarungan demi kebebasan dan keadilan. Penggemar One Piece pun bisa relate setelah mereka tumbuh dan melihat seperti apa seharusnya dunia mereka.
2. Naruto

Terkait pahlawan shounen, tidak ada yang menua sejelas Naruto Uzumaki. Di serial pertamanya, Naruto adalah cowok berusia 12 tahu dengan impian besar menjadi Hokage. Alih-alih tetap seperti itu, Naruto jadi remaja yang pemarah tapi bertekad kuat di Shippuden. Petualangannya berakhir setelah dia menjadi Hokage.
Yang membuat perjalanan Naruto jadi lebih berarti adalah penggemar aslinya tumbuh pada saat yang sama dengan dia. Itu juga bukan akhir dari cerita Naruto. Setelah Shippuden, Naruto menyerahkan jalan ceritanya kepada anaknya, Boruto, di Boruto: Naruto Next Generations. Fanbase pertama serial itu pun membiarkan generasi baru masuk.
Baca Juga: 7 Karakter Anime Cewek Dandere yang Suka Bikin Gemas
1. Doraemon

Dimulai pada 1973, Doraemon tidak hanya eksklusif untuk satu generasi. Doraemon dan Nobita secara praktis timeless. Masa kanak-kanak abadi mereka yang mengasyikkan dipuji oleh kelompok usia berbeda. Meski begitu, Doraemon pun tahu kalau masa kanak-kanak tidaklah selamanya. Mereka mengakhirinya dengan Stand by Me.
Finale itu berfokus pada Nobita dan Doraemon yang sudah lebih dewasa. Nobita berada di titik di mana dia sudah lebih dewasa dari teman masa kecilnya itu. Doraemon masih tetap kuat sampai sekarang. Tapi, Stand by Me adalah titik akhir pahit manis bagi banyak penggemar anime yang sudah lebih tua.
(alv)
Lihat Juga :