Wujudkan Indonesia Minim Sampah ala Gen Z
Sabtu, 04 Juni 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Selain BTS, Ini 6 Artis yang Pernah Diundang Berdiskusi di Oval Office Gedung Putih
Jika kita tidak dapat menyebarkannya langsung kepada khalayak luas, kita dapat memulainya dari lingkungan keluarga ataupun dapat kita mulai dari diri kita sendiri dengan membuang sampah pada tempatnya. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2021, Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 21,88 juta ton pada 2021. Jumlah itu sangat menurun tentunya dibandingkan pada tahun sebelumnya.
![Wujudkan Indonesia Minim Sampah ala Gen Z]()
Foto: Dok. SINDOnews
Generasi Z memiliki banyak cara untuk melestarikan lingkungan mereka. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN 2) Balikpapan memiliki bak sampah sendiri yang bisa dipakai untuk mendaur ulang menjadi pupuk berkualitas untuk tanaman. Anak muda Balikpapan juga tidak sedikit yang mengikuti organisasi pelestarian lingkungan yaitu Green Generation yang berdiri pada 22 agustus 2009 di Balikpapan.
Tak mau kalah, mahasiswi Universitas Balikpapan, Wiwinda, memiliki cara simpel, yang tentunya dapat diikuti oleh semua anak muda di Balikpapan terkait sampah. “Saya kalu pergi ataupun jalan-jalan, jika melihat sampah plastik yang berserak di jalan ataupun tempat-tempat lainnya, saya akan memungut dan membawanya bersama saya sampai saya menemukan tong sampah terdekat,” ujarnya. Tentunya, ini memberikan inspirasi bagi kita dalam berupaya untuk menjaga kota Balikpapan agar tetap bersih seperti slogannya Beriman.
Jika kita tidak dapat menyebarkannya langsung kepada khalayak luas, kita dapat memulainya dari lingkungan keluarga ataupun dapat kita mulai dari diri kita sendiri dengan membuang sampah pada tempatnya. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2021, Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 21,88 juta ton pada 2021. Jumlah itu sangat menurun tentunya dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Foto: Dok. SINDOnews
Generasi Z memiliki banyak cara untuk melestarikan lingkungan mereka. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN 2) Balikpapan memiliki bak sampah sendiri yang bisa dipakai untuk mendaur ulang menjadi pupuk berkualitas untuk tanaman. Anak muda Balikpapan juga tidak sedikit yang mengikuti organisasi pelestarian lingkungan yaitu Green Generation yang berdiri pada 22 agustus 2009 di Balikpapan.
Tak mau kalah, mahasiswi Universitas Balikpapan, Wiwinda, memiliki cara simpel, yang tentunya dapat diikuti oleh semua anak muda di Balikpapan terkait sampah. “Saya kalu pergi ataupun jalan-jalan, jika melihat sampah plastik yang berserak di jalan ataupun tempat-tempat lainnya, saya akan memungut dan membawanya bersama saya sampai saya menemukan tong sampah terdekat,” ujarnya. Tentunya, ini memberikan inspirasi bagi kita dalam berupaya untuk menjaga kota Balikpapan agar tetap bersih seperti slogannya Beriman.
Lihat Juga :