Kasus Cacar Monyet Melonjak Jadi 780, Menyebar Akibat Hubungan Seks Sejenis
Senin, 06 Juni 2022 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, WHO melaporkan bahwa sebagian besar kasus cacar monyet yang dilaporkan dari layanan kesehatan seksual, terutama melibatkan laki-laki seks dengan laki-laki (LSL).
"Kebanyakan kasus cacar monyet yang saat ini mewabah tidak menunjukkan gambaran klinis cacar pada umumnya, misal kemunculan pustula sebelum gejala demam keluar. Begitu juga lesi terbentuk sebelum demam muncul," ungkap WHO.
Hingga sekarang tidak ada kasus kematian yang dilaporkan akibat cacar monyet terbaru ini di negara non endemik. Tapi, lain cerita dari negara endemik yang sudah melaporkan kasus kematian akibat cacar monyet.
Negara endemik tersebut adalah Kamerun, Republik Afrika Tengah, Kongo-Brazzaville, Republik Demokratik Kongo, Liberia, Nigeria, Sierra Leone, Gabon, dan Pantai Gading. Ghana pun masuk dalam negara endemik meski kasus cacar monyet ini hanya ditemukan di hewan.
Baca Juga: WHO Pastikan Cacar Monyet Tidak Akan Jadi Pandemi
"Kebanyakan kasus cacar monyet yang saat ini mewabah tidak menunjukkan gambaran klinis cacar pada umumnya, misal kemunculan pustula sebelum gejala demam keluar. Begitu juga lesi terbentuk sebelum demam muncul," ungkap WHO.
Hingga sekarang tidak ada kasus kematian yang dilaporkan akibat cacar monyet terbaru ini di negara non endemik. Tapi, lain cerita dari negara endemik yang sudah melaporkan kasus kematian akibat cacar monyet.
Negara endemik tersebut adalah Kamerun, Republik Afrika Tengah, Kongo-Brazzaville, Republik Demokratik Kongo, Liberia, Nigeria, Sierra Leone, Gabon, dan Pantai Gading. Ghana pun masuk dalam negara endemik meski kasus cacar monyet ini hanya ditemukan di hewan.
Baca Juga: WHO Pastikan Cacar Monyet Tidak Akan Jadi Pandemi
(dra)
Lihat Juga :