Anak Zul Zivilia 2 Tahun Putus Sekolah karena Tak Punya Biaya

Senin, 06 Juni 2022 - 17:35 WIB
loading...
Anak Zul Zivilia 2 Tahun Putus Sekolah karena Tak Punya Biaya
Zul Zivilia tengah meringkuk di penjara akibat kasus narkoba. Keluarganya kini mengalami kesulitan ekonomi. Foto/Tangkapan Layar YouTube
A A A
JAKARTA - Istri Zul Zivilia, Retno Paradinah, mengungkapkan kebingungannya menjelang tahun ajaran baru. Sebab, tahun ini Retno berencana memasukkan dua anaknya ke sekolah secara bersamaan.

Satu di antaranya adalah anak pertama Zul, yang sejak dua tahun lalu terpaksa putus sekolah karena ekonomi keluarganya sangat sulit usai vokalis yang terjerat kasus narkoba itu diciduk polisi dan mendekam di penjara. Retno kini bingung karena harus memikirkan biaya sekolah mereka.

Retno mengaku, sudah membahas masalah pendidikan anak-anaknya itu saat menjenguk Zul di penjara belum lama ini. Meski terbentur masalah biaya, Retno bertekad akan tetap menyekolahkan dua anaknya dari penghasilan dia berjualan baju dan menjadi makeup artist.

"Saya ada usaha sih. Untuk (biaya) sehari-hari dari situ. Cuma ini kan mau naik-naikan kelas. Pusing. Karena hasil dari makeup, cuma buat cover sehari-hari," kata Retno, dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, Senin (6/6/2022).

Menurut Retno, Zul tidak menyisakan tabungan sama sekali saat dirinya dijebloskan ke penjara. Zul hanya meninggalkan hasil royalti yang masih kerap dibayarkan oleh pihak label kepadanya.

"Ada royalti dari label, enam bulan sekali. Tapi itu pun nggak seberapa," ujar Retno, tanpa bermaksud mengeluh.

Di tengah kesulitan ini, ibu empat anak tersebut tetap berencana memasukkan anak-anaknya ke sekolah.

"Ada anak saya yang satu, sudah 2 tahun putus sekolah. Jadi tahun ini mau saya masukin sekolah lagi. Tapi barengan masuk sama anak saya yang lain. Ada yang baru mau masuk SD kelas 1. Kalau anak saya yang pertama, putus sekolah dari kelas 3. Ini mau saya sekolahkan lagi karena kasihan dia nanya terus, 'kenapa saya nggak sekolah'," tutur Retno.

Kesulitan seperti itulah yang kerap membuat Retno bersedih. Terlebih untuk anak pertamanya, yang sangat membutuhkan pendidikan khusus mengingat ia berbeda dengan anak-anak lain.

“Sedihlah. Apalagi anak saya benar-benar butuh pendidikan karena kan dia beda dengan saudaranya yang lain. Ya sudah, sedih," ungkap Retno, seraya menangis.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1798 seconds (10.55#12.26)