Rumah Tangga Harmonis dengan Menerapkan Rumus Matematika Cinta 5:1

Selasa, 07 Juni 2022 - 18:00 WIB
loading...
Rumah Tangga Harmonis...
Rani Hasyim, Communication for Health dari Tempa Trainers Guild (TTG), memberikan pemaparan dalam sharing session gerakan#akuberdaya bertajuk Building Communication Between You & Husband, baru-baru ini. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Berdasarkan riset terhadap puluhan ribu pasangan suami istri yang dilakukan selama 30 tahun oleh psikolog John dan Julie Gottman terkait pernikahan di laboratorium cinta milik mereka, keduanya menyimpulkan dalam 7-120 menit bahwa sebuah rumah tangga akan langgeng atau justru bercerai selama kurun waktu 7-9 bulan ke depan.

Melalui CCTV yang terpasang di laboratorium, John dan Julie melakukan pengamatan mengenai kegiatan serta topik perbincangan apa saja yang dibahas oleh sepasang suami istri.

Dari penelitian tersebut, John dan Julie berhasil menemukan formula untuk menjaga keharmonisan rumah tangga yang diberi nama rumus matematika cinta 5:1 (lima banding 1).

Pasangan suami istri dapat menerapkan rumus ini dalam kehidupan rumah tangga mereka, yaitu melakukan 5 hal positif dan 1 hal negatif terhadap pasangan.

“Jika ingin menjadi pasangan yang bahagia sampai akhir dan menginginkan hanya maut saja yang memisahkan, wajib menggunakan rumus matematika cinta 5:1 ini. Maksudnya di kala kita melakukan 1 hal negatif kepada pasangan, maka buru-burulah menghapusnya dengan 5 hal positif. Maka hal ini yang akan membuat keluarga Anda utuh,” ungkap Rani Hasyim, Communication for Health dari Tempa Trainers Guild (TTG) dalam acara sharing session gerakan#akuberdaya bertajuk Building Communication Between You & Husband, baru-baru ini.

Rani Hasyim menyampaikan bahwa dalam sebuah hubungan, komunikasi mempunyai peran yang sangat penting. Apakah komunikasi dalam bentuk verbal atau non-verbal, semua tergantung masing-masing pasangan.

“Dari sebuah komunikasi pesan, ide atau gagasan dari satu pihak ke pihak lain akan tersampaikan. Caranya verbal atau non-verbal, itu juga tergantung kebiasaannya saja," kata Rina.

"Contoh secara verbalnya begini. Suami menyapa dengan kata-kata, ‘sayang ambilin abang minum ya’. Tentu akan berbeda kalau dengan kalimat, 'eh ambilin dong minumnya'. Energi yang keluar dari kedua kalimat ini berbeda bukan? Makanya Rasulullah mengingatkan laki-laki yang baik itu adalah seperti aku, yang sayang kepada keluarganya. Bahkan Rasulullah saja punya panggilan sayang untuk istrinya, Aisyah. Beliau kerap memanggil dengan nama Humairah,” tambahnya.

Kemudian komunikasi secara non-verbal, contohnya seseorang ngobrol dengan pasangan sambil menonton televisi atau smartphone. Tidak ada saling menatap penuh kasih sayang.

“Atau bahkan yang lebih parah, ngobrol dengan pasangan sambil berdecak. Sayang, ayo kita ke pasar yuk. Lalu dijawab sambil berdecak dengan mengeluarkan suara penolakan. Nah, ini menjadi 1 poin negatif yang diterima oleh pasangan Anda,” lanjut Rani.

Di saat kedua belah pihak tidak menyadari hal tersebut, maka pernikahan hanya tinggal menunggu waktu 7-9 bulan. Kalau pun tidak terjadi perceraian, maka rumah tangga akan berubah seperti neraka. Pertimbangan untuk mempertahankan tidak lebih demi menjaga perasaan anak-anak. Padahal apabila kedua orangtua sudah tidak harmonis, anak-anak akan tetap mengetahuinya.

“Di kala kita berkomunikasi dengan lawan bicara, apakah itu pasangan, anak, atau orang di sekeliling kita, mari kita berusaha menjadi cermin yang bersih. Sehingga lawan bicara kita melihat dirinya dengan wajah yang cerah saat berbicara dengan kita, karena biasanya dari apa yang dia lihat, reaksi yang kita terima juga baik,” tutur Rani.

Rani memberi beberapa langkah untuk mencapai komunikasi yang baik dengan pasangan, yaitu:

1. Jadilah pendengar bagi pasangan Anda.
2. Acceptance (menerima apa adanya).
3. Jangan lupa selalu bersyukur.
4. Loving kindness, yaitu pandang pasanganmu dengan penuh cinta dan berbuat kebaikan pada pasangan dengan tulus.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bunga Zainal Akui Rumah...
Bunga Zainal Akui Rumah Tangganya Nyaris Retak Akibat Kasus Cek Kosong Sukhdev Singh
Karen Hartatum Menangis,...
Karen Hartatum Menangis, Ungkap Tak Sanggup Pertahankan Rumah Tangga dengan Dede Sunandar
Fairuz A. Rafiq Bantah...
Fairuz A. Rafiq Bantah Isu Retak dengan Sony Septian, Tegaskan Rumah Tangga Harmonis
Mengenal Gray Divorce...
Mengenal Gray Divorce yang dialami Ridwan Kamil dan Atalia, Mengapa Terjadi?
Dari Raisa hingga Warga...
Dari Raisa hingga Warga Biasa: Mengapa Kini Lebih Banyak Istri yang Menggugat Cerai?
Buya Yahya: Pahami Cara...
Buya Yahya: Pahami Cara Pasangan Mencintai, Kunci Pertahankan Hubungan Sakinah
Tekan Impor LPG, Komisi...
Tekan Impor LPG, Komisi XII DPR Dorong Masyarakat Migrasi ke Kompor Listrik
Asobsi Sebut Rumah Tangga...
Asobsi Sebut Rumah Tangga dan Komunitas Kunci Suksekan Program PSEL
Doa agar Rumah Tangga...
Doa agar Rumah Tangga Selamat dari Kata-kata Talak
Rekomendasi
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Pratama Arhan Gandeng...
Pratama Arhan Gandeng Inka di Pernikahan Jennifer Coppen, Azizah Salsha Hadir Sendiri
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Sukses Bangun Personal...
Sukses Bangun Personal Branding, Kreator M. Ridho Bagikan Strategi Konten Visual Estetik
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved