Laju Endapan Darah Tinggi, Kenali Sebelum Terlambat
Rabu, 08 Juni 2022 - 13:30 WIB
loading...
Pengertian laju endap darah tinggi perlu Anda simak, khususnya mereka yang punya masalah tekanan darah. Ini juga penting diketahui untuk mendiagnosis Anda. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Informasi terkait pengertian laju endap darah tinggi perlu Anda simak, khususnya pada mereka yang punya masalah di tekanan darah. Ini juga penting diketahui untuk mendiagnosis apakah Anda sakit karena infeksi virus, bakteri, kanker, atau penyakit autoimun.
Laju endap darah tinggi atau tingkat sedimentasi eritrosit (ESR) adalah jenis tes darah yang mengukur seberapa cepat eritrosit atau sel darah merah mengendap di bagian bawah tabung reaksi yang berisi sampel darah. Biasanya, sel darah merah mengendap relatif lambat.
"Jika hasil tes menunjukkan proses mengendapnya sel darah merah cepat, itu dapat mengindikasikan peradangan dalam tubuh," ungkap laporan Medlineplus dilansir pada Rabu (8/6/2022).
Ada beberapa kemungkinan jika hasil ESR Anda tinggi, yaitu:
Baca Juga: 10 Obat Herbal Penurun Darah Tinggi untuk Ibu Hamil, Alami dan Aman
1. Infeksi
2. Artritis reumatoid
3. Demam rematik
4. Penyakit pembuluh darah
5. Penyakit radang usus
6. Penyakit jantung
7. Penyakit ginjal
8. Kanker tertentu
Pada kondisi ESR yang lebih lambat dari normalnya, kondisi kesehatan ini mungkin Anda alami. Di antaranya:
1. Polisitemia
2. Anema sel sabit
3. Leukositosis atau peningkatan abnormal sel darah putih
Baca Juga: 6 Gejala Tekanan Darah Tinggi Serius, Salah Satunya Kebingungan
"Jika hasil tes ESR tidak dalam kisaran normal, bukan berarti Anda memiliki kondisi medis yang memerlukan perawatan. ESR moderat dapat mengindikasikan kehamilan, menstruasi, atau anemia, daripada penyakit inflamasi," terang laporan tersebut.
Ditambahkan di sana bahwa obat-obatan dan suplemen tertentu juga dapat memengaruhi hasil Anda. Ini termasuk kontrasepsi oral, aspirin, kortison, dan vitamin A.
Pastikan untuk memberi tahu penyedia layanan kesehatan Anda tentang obat atau suplemen apa pun yang Anda pakai.
ESR tidak secara khusus mendiagnosis penyakit apapun. Namun, dapat memberikan informasi tentang apakah ada peradangan di tubuh Anda atau tidak.
Jika hasil ESR Anda tidak normal, penyedia layanan kesehatan akan memerlukan lebih banyak informasi dan kemungkinan akan memesan lebih banyak tes laboratorium sebelum membuat diagnosis.
Baca Juga: Begini Tata Laksana Hipertensi di Masa Pandemi Covid-19
Laju endap darah tinggi atau tingkat sedimentasi eritrosit (ESR) adalah jenis tes darah yang mengukur seberapa cepat eritrosit atau sel darah merah mengendap di bagian bawah tabung reaksi yang berisi sampel darah. Biasanya, sel darah merah mengendap relatif lambat.
"Jika hasil tes menunjukkan proses mengendapnya sel darah merah cepat, itu dapat mengindikasikan peradangan dalam tubuh," ungkap laporan Medlineplus dilansir pada Rabu (8/6/2022).
Ada beberapa kemungkinan jika hasil ESR Anda tinggi, yaitu:
Baca Juga: 10 Obat Herbal Penurun Darah Tinggi untuk Ibu Hamil, Alami dan Aman
1. Infeksi
2. Artritis reumatoid
3. Demam rematik
4. Penyakit pembuluh darah
5. Penyakit radang usus
6. Penyakit jantung
7. Penyakit ginjal
8. Kanker tertentu
Pada kondisi ESR yang lebih lambat dari normalnya, kondisi kesehatan ini mungkin Anda alami. Di antaranya:
1. Polisitemia
2. Anema sel sabit
3. Leukositosis atau peningkatan abnormal sel darah putih
Baca Juga: 6 Gejala Tekanan Darah Tinggi Serius, Salah Satunya Kebingungan
"Jika hasil tes ESR tidak dalam kisaran normal, bukan berarti Anda memiliki kondisi medis yang memerlukan perawatan. ESR moderat dapat mengindikasikan kehamilan, menstruasi, atau anemia, daripada penyakit inflamasi," terang laporan tersebut.
Ditambahkan di sana bahwa obat-obatan dan suplemen tertentu juga dapat memengaruhi hasil Anda. Ini termasuk kontrasepsi oral, aspirin, kortison, dan vitamin A.
Pastikan untuk memberi tahu penyedia layanan kesehatan Anda tentang obat atau suplemen apa pun yang Anda pakai.
ESR tidak secara khusus mendiagnosis penyakit apapun. Namun, dapat memberikan informasi tentang apakah ada peradangan di tubuh Anda atau tidak.
Jika hasil ESR Anda tidak normal, penyedia layanan kesehatan akan memerlukan lebih banyak informasi dan kemungkinan akan memesan lebih banyak tes laboratorium sebelum membuat diagnosis.
Baca Juga: Begini Tata Laksana Hipertensi di Masa Pandemi Covid-19
(dra)
Lihat Juga :