Aktivitas Masyarakat Kembali Bergeliat, Sejumlah Rumah Makan di Singapura Sempat Kewalahan
Sabtu, 11 Juni 2022 - 23:08 WIB
loading...
A
A
A
"Seiring berjalannya waktu, keadaan perlahan semakin membaik, pelan-pelan semua diperbolehkan untuk kembali seperti biasa. Namun masih ada beberapa peraturan yang harus diikuti. Seperti tidak semua orang kantor boleh masuk seluruhnya, mungkin hanya 50% dan bergilir," terang pria yang akrab disapa Budi itu.
Selain itu, pusat perbelanjaan tidak boleh penuh, apabila terlalu penuh, maka pengunjung harus mengantre untuk masuk dan bergantian.
"Ada juga mall yang membolehkan masuk tergantung dengan nomor IC-nya (Identity Card atau semacam KTP). Kalau nomor IC-nya berakhir dengan angka genap hanyak boleh masuk di hari tertentu dan begitu juga sebaliknya, untuk yang ganjil. Ini supaya tidak terlalu penuh," jelasnya.
Menariknya, ketika mobilitas masyarakat mulai kembali normal, tidak sedikit rumah makan yang justru agak kewalahan. Pasalnya, mereka kekurangan karyawan imbas pengurangan pekerja lantaran pandemi.
"Iya, sangat amat berbeda (setelah pandemi mereda). Banyak tempat rumah makan saat ini yang mengalami kekurangan pekerja," ucap Budi, yang sudah cukup lama menetap di Singapura.
Selain itu, pusat perbelanjaan tidak boleh penuh, apabila terlalu penuh, maka pengunjung harus mengantre untuk masuk dan bergantian.
"Ada juga mall yang membolehkan masuk tergantung dengan nomor IC-nya (Identity Card atau semacam KTP). Kalau nomor IC-nya berakhir dengan angka genap hanyak boleh masuk di hari tertentu dan begitu juga sebaliknya, untuk yang ganjil. Ini supaya tidak terlalu penuh," jelasnya.
Menariknya, ketika mobilitas masyarakat mulai kembali normal, tidak sedikit rumah makan yang justru agak kewalahan. Pasalnya, mereka kekurangan karyawan imbas pengurangan pekerja lantaran pandemi.
"Iya, sangat amat berbeda (setelah pandemi mereda). Banyak tempat rumah makan saat ini yang mengalami kekurangan pekerja," ucap Budi, yang sudah cukup lama menetap di Singapura.
Lihat Juga :