Selesai Proses Disinfeksi, Diamond Princess Siap Berlayar Kembali
Senin, 13 April 2020 - 23:09 WIB
loading...
A
A
A
Proses ini, dalam rilis yang diterima SINDOmedia disebutkan, dimulai dengan pelucutan dan pengeluaran semua produk linen, selimut, bantal, dan bahan-bahan lain dari kapal pesiar. Kemudian, tim pekerja mendisinfeksi semua area di dalam kapal tanpa terkecuali, di mana semua permukaan dengan frekuensi sentuhan tinggi (seperti koridor, pegangan tangan, gagang pintu, dan sebagainya) menjadi area fokus disinfeksi terpenting. Termasuk penerapan penggunaan produk disinfektan.
Kemudian, proses disinfeksi dan pembersihan turut digenjot untuk mencakup semua jenis lantai (karpet dan tak berkarpet), serta disinfeksi seluruh sistem pemanas, ventilasi, serta pendingin udara (HVAC) di seluruh kapal.
Pada awal April lalu, pekerjaan sanitasi Diamond Princess telah selesai. MHLW mencabut status karantina dan memberikan sertifikat layak berlayar tanpa jejak COVID-19 kepada Diamond Princess.
Sesuai rencana, Diamond Princess telah pindah dari lokasi sebelumya di terminal Daikoku di pelabuhan Yokohama, Jepang, ke galangan kapal terdekat untuk menyelesaikan perbaikan hotel. Termasuk penggantian semua kasur, linen, mesin permainan, area mainan, peralatan layanan, serta beberapa proyek bersifat teknis lain. Fase ini diharapkan akan selesai pada Mei mendatang.
Princess Cruises sebelumnya berinisiatif untuk menghentikan operasi global yang membawahi 18 kapal pesiar hingga 10 Mei 2020. Rincian jadwal keberangkatan kapal pesiar berikutnya bakal diterbitkan segera setelah konfirmasi telah diberikan.
Kemudian, proses disinfeksi dan pembersihan turut digenjot untuk mencakup semua jenis lantai (karpet dan tak berkarpet), serta disinfeksi seluruh sistem pemanas, ventilasi, serta pendingin udara (HVAC) di seluruh kapal.
Pada awal April lalu, pekerjaan sanitasi Diamond Princess telah selesai. MHLW mencabut status karantina dan memberikan sertifikat layak berlayar tanpa jejak COVID-19 kepada Diamond Princess.
Sesuai rencana, Diamond Princess telah pindah dari lokasi sebelumya di terminal Daikoku di pelabuhan Yokohama, Jepang, ke galangan kapal terdekat untuk menyelesaikan perbaikan hotel. Termasuk penggantian semua kasur, linen, mesin permainan, area mainan, peralatan layanan, serta beberapa proyek bersifat teknis lain. Fase ini diharapkan akan selesai pada Mei mendatang.
Princess Cruises sebelumnya berinisiatif untuk menghentikan operasi global yang membawahi 18 kapal pesiar hingga 10 Mei 2020. Rincian jadwal keberangkatan kapal pesiar berikutnya bakal diterbitkan segera setelah konfirmasi telah diberikan.
(tsa)
Lihat Juga :