Penelitian Menyebutkan Sepatu Efektif Bawa Virus Corona, Benarkah?
Minggu, 26 April 2020 - 08:01 WIB
loading...
Sebuah penelitian baru mengklaim bahwa Covid-19 juga dapat menyebar melalui sepatu. / Foto: ilustrasi/No Film School A+ A-
A
A
A
JAKARTA - Berbagai penelitian telah menunjukkan coronavirus penyebab Covid-19 dapat hidup pada permukaan seperti kaca, plastik, baja, atau kardus.
Namun, sebuah penelitian baru mengklaim bahwa Covid-19 juga dapat menyebar melalui sepatu. Sementara angka kejadian tertinggi menularnya adalah melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.
Seperti dilansir Boldsky, sebuah laporan penelitian yang diterbitkan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa sepatu juga bisa menjadi pembawa coronavirus, bahkan dikatakan sangat efektif.
Selama penelitian, para peneliti mengumpulkan sampel swab dari lantai, mouse komputer, masker pasien, tempat sampah, pegangan tangan, peralatan pelindung pribadi dan outlet udara di unit perawatan intensif (ICU) dan ruang umum di sebuah rumah sakit di Wuhan, China.
Hasilnya di semua daerah yang terkontaminasi virus lebih besar karena adanya virus yang menempel di lantai, mungkin karena gravitasi dan aliran udara yang menyebabkan sebagian besar tetesan virus akhirnya mengendap di lantai.
Namun, sebuah penelitian baru mengklaim bahwa Covid-19 juga dapat menyebar melalui sepatu. Sementara angka kejadian tertinggi menularnya adalah melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.
Seperti dilansir Boldsky, sebuah laporan penelitian yang diterbitkan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa sepatu juga bisa menjadi pembawa coronavirus, bahkan dikatakan sangat efektif.
Selama penelitian, para peneliti mengumpulkan sampel swab dari lantai, mouse komputer, masker pasien, tempat sampah, pegangan tangan, peralatan pelindung pribadi dan outlet udara di unit perawatan intensif (ICU) dan ruang umum di sebuah rumah sakit di Wuhan, China.
Hasilnya di semua daerah yang terkontaminasi virus lebih besar karena adanya virus yang menempel di lantai, mungkin karena gravitasi dan aliran udara yang menyebabkan sebagian besar tetesan virus akhirnya mengendap di lantai.
Lihat Juga :