Siapakah Tanjuro Kamado di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba?
Jum'at, 24 Juni 2022 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Tanjuro sepertinya punya kemampuan tinggi berkat Hinokami Kagura. Ritual itu memberinya kemampuan untuk melakukan Teknik Pernapasan Matahari, nenek moyang seluruh Teknik Pernapasan yang dikuasai para Pembasmi Iblis. Berkat kemampuan itu, Tanjuro punya indera yang peka dan ketahanan fisik yang luar biasa.
Beberapa pekan sebelum meninggal dunia, Tanjuro membawa Tanjiro ke hutan untuk menghadapi beruang besar yang sudah memangsa sejumlah orang. Tanjuro ternyata bisa mengetahui kalau beruang itu ada di sana. Tanpa pedang Nichirin, hanya dengan kapak kecil, Tanjuro memenggal kepala beruang setinggi lebih dari dua meter itu hanya dalam kedipan mata.
Ini memperlihatkan kalau Tanjuro sebenarnya sangat menguasai Hinokami Kagura dan menggunakannya dengan sangat baik. Padahal, kondisi fisiknya lemah. Meski begitu, stamina Tanjuro juga luar biasa. Dengan tubuh yang digerogoti penyakit, Tanjuro masih bisa melakukan ritual Hinokami Kagura dari maghrib sampai subuh tanpa istirahat.
Baca Juga: 10 Iblis Terburuk di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
5. Tanda lahir Tanjuro Kamado
![Siapakah Tanjuro Kamado di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba?]()
Foto: Kimetsu no Yaiba Wiki – Fandom
Tanjuro punya tanda di kening yang sama dengan Tanjiro. Ini mengidentifikasikan kalau Tanjiro terpilih sebagai pemegang Pernapasan Matahari. Ini mengonfirmasi implikasi Shinjuro Rengoku kalau Pernapasan Matahari adalah sebuah takdir. Muzan Kibutsuji dikenal sangat anti-Pernapasan Matahari. Jadi, sayang sekali kalau dia tidak tidak menyerang keluarga Kamado sampai setelah Tanjuro meninggal dunia. Atau, memang Muzan sengaja menunggu Tanjuro wafat.
Penguasaan Tanjiro terhadap Penapasan Matahari jelas merupakan harapan terbesar Korps Pembasmi Iblis untuk menyingkirkan semua anak buah Muzan. Kalau Tanjuro hidup lebih lama, dia bisa melatih Tanjiro untuk melakukan Pernapasan Mahari. Dia bahkan bisa menggunakan kepiawaiannya itu untuk melawan Muzan. Kalau ini terjadi, Kimetsu no Yaiba pasti lebih pendek.
Beberapa pekan sebelum meninggal dunia, Tanjuro membawa Tanjiro ke hutan untuk menghadapi beruang besar yang sudah memangsa sejumlah orang. Tanjuro ternyata bisa mengetahui kalau beruang itu ada di sana. Tanpa pedang Nichirin, hanya dengan kapak kecil, Tanjuro memenggal kepala beruang setinggi lebih dari dua meter itu hanya dalam kedipan mata.
Ini memperlihatkan kalau Tanjuro sebenarnya sangat menguasai Hinokami Kagura dan menggunakannya dengan sangat baik. Padahal, kondisi fisiknya lemah. Meski begitu, stamina Tanjuro juga luar biasa. Dengan tubuh yang digerogoti penyakit, Tanjuro masih bisa melakukan ritual Hinokami Kagura dari maghrib sampai subuh tanpa istirahat.
Baca Juga: 10 Iblis Terburuk di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
5. Tanda lahir Tanjuro Kamado

Foto: Kimetsu no Yaiba Wiki – Fandom
Tanjuro punya tanda di kening yang sama dengan Tanjiro. Ini mengidentifikasikan kalau Tanjiro terpilih sebagai pemegang Pernapasan Matahari. Ini mengonfirmasi implikasi Shinjuro Rengoku kalau Pernapasan Matahari adalah sebuah takdir. Muzan Kibutsuji dikenal sangat anti-Pernapasan Matahari. Jadi, sayang sekali kalau dia tidak tidak menyerang keluarga Kamado sampai setelah Tanjuro meninggal dunia. Atau, memang Muzan sengaja menunggu Tanjuro wafat.
Penguasaan Tanjiro terhadap Penapasan Matahari jelas merupakan harapan terbesar Korps Pembasmi Iblis untuk menyingkirkan semua anak buah Muzan. Kalau Tanjuro hidup lebih lama, dia bisa melatih Tanjiro untuk melakukan Pernapasan Mahari. Dia bahkan bisa menggunakan kepiawaiannya itu untuk melawan Muzan. Kalau ini terjadi, Kimetsu no Yaiba pasti lebih pendek.
(alv)
Lihat Juga :