CERMIN: 'Keluarga Cemara' dan Harta Paling Berharga

Sabtu, 25 Juni 2022 - 17:03 WIB
loading...
A A A
Kita melihat angka bunuh diri membubung tinggi dan kita tak bisa berbuat apa pun. Kita hanya sedikit lebih beruntung dari mereka. Saya termasuk salah satu yang terkena depresi, dampak panjang dari pandemi yang menggelisahkan bagi penopang keluarga seperti Abah dan juga saya.

Tapi Keluarga Cemara 2tidak menjadikan pandemi sebagai tempat mengeluh. Abah dan Emak bersyukur mereka bisa melewatinya seperti kita semua. Kita memang belum baik-baik saja, tapi kita bersyukur masih bisa hidup, melanjutkan perjalanan yang sudah kita rintis sebelumnya. Kita masih bisa melihat cahaya di ujung jalan, berbeda dengan mereka yang akhirnya memilih jalan gelap untuk keluar dari kekalutan.

Satu hal yang selalu bisa kita andalkan dari cerita Keluarga Cemara adalah nilai-nilai baik di dalamnya. Ketika sebagian dari kita masih terjebak pada kesalehan individual, Keluarga Cemara memang melihat tak kalah pentingnya kesalehan sosial dipraktikkan.

CERMIN: 'Keluarga Cemara' dan Harta Paling Berharga

Foto: Visinema Pictures

Setelah kejujuran, kini soal janji. Betapa kita sering meremehkan soal janji. Padahal sedari kecil penting sekali anak diajarkan soal komitmen dan perlunya berupaya keras menepatinya. “Kakak, kan, udah janji tapi selalu lupa,“ ujar Ara yang kini semakin kritis menjewer telinga kita semua.

Baca Juga: CERMIN: Impian Amerika dari Mata Adam Neumann

Seberapa sering kita berjanji? Seberapa sering kita menepatinya? Seberapa sering kita mengingkarinya? Dan mengapa kita begitu mudah melupakan janji?

Saya melihat Ara seperti melihat kedua putri saya, Putri dan Mutia. Ramadan lalu saya berjanji untuk memberi keduanya hadiah, asal mereka berpuasa penuh selama sebulan. Putri sudah berusia 11 tahun dan Mutia menginjak usia 8 tahun.

Keduanya anak yang tak neko-neko, tak sering meminta dari saya. Namun ketika saya menjanjikan hadiah tersebut, mereka terus mengingatnya.

Sama seperti Abah, juga seperti banyak ayah-ayah lain di negeri ini, kami masih mencoba bangkit dari perangkap pandemi. Maka urusan hadiah yang biasanya sangat mudah disiapkan menjadi sedikit lebih rumit dari biasanya. Ada uang ekstra yang harus disiapkan untuk memenuhi janji itu di luar kebutuhan lain di tengah pengelolaan keuangan yang masih sangat ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Usai Ramai Amplop dari...
Usai Ramai Amplop dari Bupati Kuansing, Menhut Lapor Penolakan Gratifikasi ke KPK
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Lansia Tewas dalam Kebakaran...
Lansia Tewas dalam Kebakaran di Palmerah Utara
Berita Terkini
Konflik dengan Sarwendah...
Konflik dengan Sarwendah Bikin Ruben Onsu Stres, Sahabat: Dia Sudah Sangat Capek
Rebranding Fave Pamanukan...
Rebranding Fave Pamanukan Hadirkan Standar Baru Hotel Budget di Pantura
Maternity Shoot Angga...
Maternity Shoot Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Perhiasan Rp2,88 Miliar Jadi Sorotan
Hidung Lisa BLACKPINK...
Hidung Lisa BLACKPINK Terlihat Lebih Mancung, Operasi Plastik?
Teman Belanja Pintar...
Teman Belanja Pintar di Era Serba Cepat, Kini Hadir Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba
5 Rekomendasi Menu Sarapan...
5 Rekomendasi Menu Sarapan Selain Yogurt yang Baik untuk Kesehatan Usus
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved