Podcast Aksi Nyata Perindo: Mengenal Tarian Balet yang Indah
Senin, 27 Juni 2022 - 17:18 WIB
loading...
Podcast Aksi Nyata Perindo #DariKamuUntukIndonesia selalu membahas isu-isu yang menarik. Kali ini, mengulas tentang tarian balet bersama balerina profesional, Irninta Dwitika. Foto/Tangkapan layar YouTube Partai Perindo
A
A
A
JAKARTA - Podcast Aksi Nyata Perindo #DariKamuUntukIndonesia selalu membahas isu-isu yang menarik. Kali ini, mengulas tentang tarian balet bersama balerina profesional, Irninta Dwitika.
Di podcast tersebut, Irninta membahas informasi menarik di balik asal-usul tari balet. Rupanya, balet berasal dari tarian rakyat bangsa Eropa, tepatnya di Italia.
“Awalnya sebenarnya balet itu tarian rakyat. Kalau di sini mungkin seperti poco-poco tapi versi Eropa,” kata Irninta seperti dikutip dari siaran live di YouTube Partai Perindo, Senin (20/6/2022).
Dia menerangkan, awalnya tarian balet sangat sederhana. Namun, seiring berjalannya waktu, tarian balet mulai berkembang dan menjadi tarian kaum elit karena dibawa oleh bangsawan Italia ke Prancis.
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Partai Perindo: Pemilu 2024 Kontestasi Popularitas
">Di podcast tersebut, Irninta membahas informasi menarik di balik asal-usul tari balet. Rupanya, balet berasal dari tarian rakyat bangsa Eropa, tepatnya di Italia.
“Awalnya sebenarnya balet itu tarian rakyat. Kalau di sini mungkin seperti poco-poco tapi versi Eropa,” kata Irninta seperti dikutip dari siaran live di YouTube Partai Perindo, Senin (20/6/2022).
Dia menerangkan, awalnya tarian balet sangat sederhana. Namun, seiring berjalannya waktu, tarian balet mulai berkembang dan menjadi tarian kaum elit karena dibawa oleh bangsawan Italia ke Prancis.
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Partai Perindo: Pemilu 2024 Kontestasi Popularitas
“Di Prancis, itu mulai ditarikan di acara-acara kerajaan kayak pernikahan, makanya banyak bangsawan yang menonton, dari situ mulai hits lah balet kalangan bangsawan,” ujarnya.
Balet, sambung dia, terus berkembang hingga menjadi tarian seperti sekarang yang gerakan-gerakannya menjadi semakin kompleks. “Berkembang terus ke berbagai negara, sampai ke Indonesia,” jelas Irninta.
(hri)