5 Momen Tak Terlupakan saat Konser Musik di Indonesia
Sabtu, 02 Juli 2022 - 15:00 WIB
loading...
Konser musik di Indonesia kerap meninggalkan peristiwa yang sulit dilupakan. Foto/Goldenvoice
A
A
A
JAKARTA - Beberapa konser musik di Indonesia menyisakan kenangan, baik yang menyenangkan maupun yang memilukan.
Mulai dari tradisi khas yang selalu ada dalam setiap konser musik hingga peristiwa kericuhan yang memakan korban, berikut ini beberapa momen tak terlupakan saat konser di Indonesia.
1. Menonton tanpa Ponsel
![5 Momen Tak Terlupakan saat Konser Musik di Indonesia]()
Foto:Wendy Wei/Pexels
Sebelum era ponsel pintar merebak, para penonton fokus menyimak penampilan artis di atas panggung, bukan sibuk dengan ponselnya untuk merekam konser. Mereka akan asyik menyanyi hingga suasana konser menjadi lebih meriah dan heboh.
2. Kendala Cuaca
![5 Momen Tak Terlupakan saat Konser Musik di Indonesia]()
Foto:Laura Stanley/Pexels
Turunnya hujan bukan menjadi penghambat bagi musisi untuk menghentikan konsernya. Mereka justru lebih hanyut dengan lantunan musik yang dibawakan. Banyak penonton yang semakin bersemangat menyanyikan lagu saat hujan turun. Namun, datangnya hujan juga bisa menimbulkan kericuhan antarpenonton.
3. Kericuhan Antarpenonton
![5 Momen Tak Terlupakan saat Konser Musik di Indonesia]()
Foto: Instagram @slankdotcom
Kericuhan juga bisa datang dari keegoisan penonton. Hal ini terjadi pada tahun 1997 saat konser Slank berlangsung sehingga membuat konsernya dihentikan oleh panitia.
Baca Juga: 21 Konser Musik K-Pop, Barat, dan Lokal di Indonesia pada 2022
4. Atribut yang Dibawa Penonton
![5 Momen Tak Terlupakan saat Konser Musik di Indonesia]()
Foto: Les Entremaliades/Pexels
Para penonton biasanya akan memeriahkan konser dengan memakai outfit khusus, membawa papan bertuliskan kata-kata khusus, banner, bahkan bendera.
Baca Juga: 10 Drama Korea tvN dengan Rating Premiere Tertinggi, Crash Landing on You Tak Masuk
5. Tragedi
![5 Momen Tak Terlupakan saat Konser Musik di Indonesia]()
Foto: Instagram @bandungbergerak.id
Tragedi pernah terjadi pada 2008, yaitu saat konser band mental Beside di Gedung Asia Africa Cultur Center (AACC) Bandung, yang menewaskan 11 orang. Penonton konser dilaporkan membludak melebihi kapasitas hingga membuat penonton panik.
Sebelumnya pada 10-11 April 1993, konser Metaliica di Stadion Lebak Bulus juga menimbulkan kericuhan di luar arena hingga membuat beberapa mobil, kios, dan warung dibakar.
GenSINDO
Siti Nurhasanah
Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
Mulai dari tradisi khas yang selalu ada dalam setiap konser musik hingga peristiwa kericuhan yang memakan korban, berikut ini beberapa momen tak terlupakan saat konser di Indonesia.
1. Menonton tanpa Ponsel

Foto:Wendy Wei/Pexels
Sebelum era ponsel pintar merebak, para penonton fokus menyimak penampilan artis di atas panggung, bukan sibuk dengan ponselnya untuk merekam konser. Mereka akan asyik menyanyi hingga suasana konser menjadi lebih meriah dan heboh.
2. Kendala Cuaca

Foto:Laura Stanley/Pexels
Turunnya hujan bukan menjadi penghambat bagi musisi untuk menghentikan konsernya. Mereka justru lebih hanyut dengan lantunan musik yang dibawakan. Banyak penonton yang semakin bersemangat menyanyikan lagu saat hujan turun. Namun, datangnya hujan juga bisa menimbulkan kericuhan antarpenonton.
3. Kericuhan Antarpenonton

Foto: Instagram @slankdotcom
Kericuhan juga bisa datang dari keegoisan penonton. Hal ini terjadi pada tahun 1997 saat konser Slank berlangsung sehingga membuat konsernya dihentikan oleh panitia.
Baca Juga: 21 Konser Musik K-Pop, Barat, dan Lokal di Indonesia pada 2022
4. Atribut yang Dibawa Penonton

Foto: Les Entremaliades/Pexels
Para penonton biasanya akan memeriahkan konser dengan memakai outfit khusus, membawa papan bertuliskan kata-kata khusus, banner, bahkan bendera.
Baca Juga: 10 Drama Korea tvN dengan Rating Premiere Tertinggi, Crash Landing on You Tak Masuk
5. Tragedi

Foto: Instagram @bandungbergerak.id
Tragedi pernah terjadi pada 2008, yaitu saat konser band mental Beside di Gedung Asia Africa Cultur Center (AACC) Bandung, yang menewaskan 11 orang. Penonton konser dilaporkan membludak melebihi kapasitas hingga membuat penonton panik.
Sebelumnya pada 10-11 April 1993, konser Metaliica di Stadion Lebak Bulus juga menimbulkan kericuhan di luar arena hingga membuat beberapa mobil, kios, dan warung dibakar.
GenSINDO
Siti Nurhasanah
Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
(ita)
Lihat Juga :