Kehadiran Varian Baru BA.5.2.1 Berpotensi Memicu Peningkatan Kasus

Kamis, 14 Juli 2022 - 09:59 WIB
loading...
Kehadiran Varian Baru...
Kementerian Kesehatan Ri memberikan tanggapan terkait kemunculan varian baru BA.5.2.1 di China. / Foto: dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan Ri memberikan tanggapan terkait kemunculan varian baru BA.5.2.1 di China, yang belakangan ini menarik perhatian publik.

Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan , dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, kemunculan varian baru itu berpotensi memicu peningkatan kasus.

Dokter Syahril menyampaikan hal tersebut, setelah berkaca dari pengalaman sebelumnya. Tahun lalu, terjadi peningkatan kasus ketika ada varian baru, Omicron (BA.2).

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Usai, Yuk Jaga Imun Tubuh untuk Lindungi Diri dari Virus

Kasus yang terjadi saat ini kebanyakan subvarian Omicron yaitu BA.4 dan BA.5. Meskipun begitu, kata dr. Syahril, tidak ada yang tahu kapan Covid-19 berakhir karena virus dari Covid-19 dapat bermutasi atau berubah-ubah.

"Di mana perubahan itu tidak semua orang bisa memprediksikan kapan berakhir, yang muncul varian delta, kemudian Omicron seperti BA.2, BA.4 dan BA.5 dan belum selesai ini," jelas dr. Syahril dalam Siaran Sehat, yang dikutip Kamis (14/7/2022).

"Ada informasi bahwa ada varian baru namanya BA.5.2. Artinya apa, virus ini dilihatnya berdasarkan pengalaman tahun lalu, kalau ada yang baru maka meningkat kasusnya," katanya lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved