6 Love Language Junho dalam Drama Extraordinary Attorney Woo
Kamis, 14 Juli 2022 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu bentuk love language yang populer adalah dengan kata-kata atau pujian (words of affirmation). Ini juga dilakukan Junho saat Young-woo sedang terpuruk gara-gara kredibilitasnya sebagai pengacara diragukan hanya karena ia autis.
Saat keduanya pergi ke sebuah pantai yang tenang setelah menangani kasus warisan ayah Geu-Ra-mi (Joo Hyun-young), Young-woo membahas tentang rasa insecure-nya tersebut. Ia berniat tetap akan mengundurkan diri sebagai pengacara agar tidak menjadi batu sandungan bagi timnya.
Young-woo mengatakan bahwa timnya akan sulit menang kalau ia masih terlibat di Hanbada. Namun Junho dengan lembut mengatakan bahwa ia justru selalu ingin satu tim dengan Young-woo. "Aku mau pengacara sepertimu ada di pihakku," katanya.
6. Membela Young-Woo di Hadapan Pengacara Kwon
![6 Love Language Junho dalam Drama Extraordinary Attorney Woo]()
Foto: ENA
Dalam episode ke-5, Young-woo harus bekerja sama dengan Kwon Min-soo (Joo Jong-hyuk) untuk menangani sebuah kasus terkait hak cipta mesin ATM. Alih-alih sebagai rekan satu tim, Min-soo malah menganggap Young-woo sebagai saingannya.
Ia beberapa kali menelikung Young-woo agar bisa memenangkan hati klien. Junho tahu bahwa Min-soo melakukan hal buruk itu.
Baca Juga: 6 Drama Korea yang Tiap Episodenya Punya Masalah Berbeda
Karena kesal, saat mereka tanding basket berdua, Junho pun sengaja bermain kasar secara fisik saat Min-soo menghalanginya untuk mencetak skor. Saat Min-soo protes dan meminta Junho bermain fair, Yunho membalas dengan ketus dengan mengatakan, "Kamu yang harusnya bermain adil".
Dari lima love language atau bahasa cinta yang ada, hanya tinggal satu yang belum dilakukan Junho kepada Young-woo, yaitu sentuhan fisik. Hal ini sempat akan dilakukan Junho saat melihat Young-woo bersedih.
Saat itu, Young-woo merasa telah menjadi pengacara yang buruk akibat membela klien yang jelas-jelas bersalah. Junho sempat ingin menyentuh Young-woo untuk menenangkannya, tapi akhirnya ia urung melakukannya.
Saat keduanya pergi ke sebuah pantai yang tenang setelah menangani kasus warisan ayah Geu-Ra-mi (Joo Hyun-young), Young-woo membahas tentang rasa insecure-nya tersebut. Ia berniat tetap akan mengundurkan diri sebagai pengacara agar tidak menjadi batu sandungan bagi timnya.
Young-woo mengatakan bahwa timnya akan sulit menang kalau ia masih terlibat di Hanbada. Namun Junho dengan lembut mengatakan bahwa ia justru selalu ingin satu tim dengan Young-woo. "Aku mau pengacara sepertimu ada di pihakku," katanya.
6. Membela Young-Woo di Hadapan Pengacara Kwon

Foto: ENA
Dalam episode ke-5, Young-woo harus bekerja sama dengan Kwon Min-soo (Joo Jong-hyuk) untuk menangani sebuah kasus terkait hak cipta mesin ATM. Alih-alih sebagai rekan satu tim, Min-soo malah menganggap Young-woo sebagai saingannya.
Ia beberapa kali menelikung Young-woo agar bisa memenangkan hati klien. Junho tahu bahwa Min-soo melakukan hal buruk itu.
Baca Juga: 6 Drama Korea yang Tiap Episodenya Punya Masalah Berbeda
Karena kesal, saat mereka tanding basket berdua, Junho pun sengaja bermain kasar secara fisik saat Min-soo menghalanginya untuk mencetak skor. Saat Min-soo protes dan meminta Junho bermain fair, Yunho membalas dengan ketus dengan mengatakan, "Kamu yang harusnya bermain adil".
Dari lima love language atau bahasa cinta yang ada, hanya tinggal satu yang belum dilakukan Junho kepada Young-woo, yaitu sentuhan fisik. Hal ini sempat akan dilakukan Junho saat melihat Young-woo bersedih.
Saat itu, Young-woo merasa telah menjadi pengacara yang buruk akibat membela klien yang jelas-jelas bersalah. Junho sempat ingin menyentuh Young-woo untuk menenangkannya, tapi akhirnya ia urung melakukannya.
(ita)
Lihat Juga :