Buluk Eks Superglad Digerebek di Indekos Malang, Korban Ungkap Kronologi Kejadiannya
Rabu, 20 Juli 2022 - 09:04 WIB
loading...
Buluk eks Superglad digerebek di sebuah kosan di Malang, Jawa Timur, oleh korban dugaan penipuan yang dilakukan olehnya. Foto/Instagram Buluk
A
A
A
JAKARTA - Korban dugaan penipuan dan penggelapan Buluk eks Superglad , Besly, mengungkapkan detik-detik penggerebekan sang musisi di salah satu indekos di kawasan Malang, Jawa Timur.
Besly mengaku mendapat informasi keberadaan Buluk dari seseorang. Namun, ia enggan menyebutkan identitas sang informan. "Jadi intinya pas hari Minggu Idul Adha, ada satu akun IG itu DM ke gue. Ngasih tahu kalau dia tahu keberadaan Buluk," kata Besly saat dikonfirmasi awak media belum lama ini.
Baca Juga: Terseret Kasus Penipuan, Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Lari Uang Korban Rp2,4 Miliar
Orang tersebut akhirnya memberikan informasi secara detail terkait alamat kos-kosan yang ditinggali Buluk. Besly lantas meminta salah satu temannya yang berada di Malang untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
"Seninnya baru dapat info kalau kosannya beneran ada. Tapi, dia belum lihat Buluknya langsung. Akhirnya hari Selasa itu dia balik lagi, pura-pura cari kosan, bilang sama yang punya kos, dia minta izin masuk. Nah pas kebetulan, begitu dia masuk ke dalam, si Buluk lagi buka pintu, lagi nyapu. Teman gue langsung videoin tuh," jelas Belsy.
"Baru akhirnya gue meluncur ke Malang hari Selasa malam," imbuhnya.
Setibanya di Malang, Besly langsung memeriksa kos-kosan yang diduga tempat persembunyian Buluk tersebut. "Gue ketok pintu kamar dia, begitu dia buka pintu, benerlah Buluk ada di situ," terang Besly.
Baca Juga: Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Kabur Rp2,4 Miliar, Korban Serahkan Bukti ke Polisi
Tanpa basa-basi, Besly langsung menanyakan nasib uangnya yang diduga dibawa kabur oleh pemilik nama asli Lukman Laksmana itu. Sayang, menurut pengakuan Buluk, uang sang korban sudah habis tak bersisa.
"Dia bilang, 'iya Bang gue minta maaf, itu duitnya udah abis' dan memang proyek yang diomongin sama kakaknya itu bohong," tutur Besly.
"Jadi dia benar-benar bilang kalau duit kita itu dipakai buat muter-muter aja. Jadi duit gue buat bayar profit ini, duit ini buat bayar profit si ini. Itu muter-muter aja tuh," kata Besly.
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menerima dua aduan atas dugaan penipuan yang dilakukan Buluk eks Superglad pada 23 Mei 2022. Dalam laporan pertama, Buluk dilaporkan atas tudingan membawa lari uang sebesar Rp1,45 milar oleh seseorang bernama Besly Irawan Sinaga dengan dugaan penipuan berkedok investasi bodong. Sedangkan yang kedua, Buluk dilaporkan oleh seseorang bernama Yosy yang mengaku merugi Rp50 juta atas dugaan serupa.
Besly mengaku mendapat informasi keberadaan Buluk dari seseorang. Namun, ia enggan menyebutkan identitas sang informan. "Jadi intinya pas hari Minggu Idul Adha, ada satu akun IG itu DM ke gue. Ngasih tahu kalau dia tahu keberadaan Buluk," kata Besly saat dikonfirmasi awak media belum lama ini.
Baca Juga: Terseret Kasus Penipuan, Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Lari Uang Korban Rp2,4 Miliar
Orang tersebut akhirnya memberikan informasi secara detail terkait alamat kos-kosan yang ditinggali Buluk. Besly lantas meminta salah satu temannya yang berada di Malang untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
"Seninnya baru dapat info kalau kosannya beneran ada. Tapi, dia belum lihat Buluknya langsung. Akhirnya hari Selasa itu dia balik lagi, pura-pura cari kosan, bilang sama yang punya kos, dia minta izin masuk. Nah pas kebetulan, begitu dia masuk ke dalam, si Buluk lagi buka pintu, lagi nyapu. Teman gue langsung videoin tuh," jelas Belsy.
"Baru akhirnya gue meluncur ke Malang hari Selasa malam," imbuhnya.
Setibanya di Malang, Besly langsung memeriksa kos-kosan yang diduga tempat persembunyian Buluk tersebut. "Gue ketok pintu kamar dia, begitu dia buka pintu, benerlah Buluk ada di situ," terang Besly.
Baca Juga: Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Kabur Rp2,4 Miliar, Korban Serahkan Bukti ke Polisi
Tanpa basa-basi, Besly langsung menanyakan nasib uangnya yang diduga dibawa kabur oleh pemilik nama asli Lukman Laksmana itu. Sayang, menurut pengakuan Buluk, uang sang korban sudah habis tak bersisa.
"Dia bilang, 'iya Bang gue minta maaf, itu duitnya udah abis' dan memang proyek yang diomongin sama kakaknya itu bohong," tutur Besly.
"Jadi dia benar-benar bilang kalau duit kita itu dipakai buat muter-muter aja. Jadi duit gue buat bayar profit ini, duit ini buat bayar profit si ini. Itu muter-muter aja tuh," kata Besly.
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menerima dua aduan atas dugaan penipuan yang dilakukan Buluk eks Superglad pada 23 Mei 2022. Dalam laporan pertama, Buluk dilaporkan atas tudingan membawa lari uang sebesar Rp1,45 milar oleh seseorang bernama Besly Irawan Sinaga dengan dugaan penipuan berkedok investasi bodong. Sedangkan yang kedua, Buluk dilaporkan oleh seseorang bernama Yosy yang mengaku merugi Rp50 juta atas dugaan serupa.
(tsa)
Lihat Juga :