Haley Moss, Pengacara Autis 'Extraordinary Attorney Woo' dalam Kehidupan Nyata

Kamis, 21 Juli 2022 - 13:35 WIB
loading...
Haley Moss, Pengacara...
Pengacara autis Haley Moss mirip dengan Young-woo dalam Extraordinary Attorney Woo. Foto/Instagram @haley.moss, ENA
A A A
JAKARTA - Haley Moss adalah pengacara pertama di Florida yang secara terbuka menyatakan dirinya autis. Sosoknya mengingatkan pada pengacara Woo Young-woo dalam Extraordinary Attorney Woo.

Belum lama ini dalam forum daring di Korea Selatan, seseorang yang mengaku sebagai orang tua dari anak autis memuji drama Korea Extraordinary Attorney Woo. Namun ia juga meragukan apakah seorang autis bisa benar-benar menjadi pengacara dalam kehidupan nyata.

Ternyata, hal itu terjawab dengan adanya sosok Haley Moss. Ia adalah pengacara yang berbasis di Florida, Amerika Serikat. Tak hanya sebagai pengacara, ia juga menjadi penulis buku, seniman lukis, dan konsultan terkait inklusivitas untuk para penyandang disabilitas.

Sejak 2019, ia masuk sebagai anggota The Florida Bar, asosiasi pengacara profesional di negara bagian Florida, sekaligus bar ketiga terbesar di Amerika Serikat.

Haley Moss, Pengacara Autis 'Extraordinary Attorney Woo' dalam Kehidupan Nyata

Foto: Instagram @haley.moss

Dalam wawancaranya yang tercantum dalam situs web American Bar Association, Haley pernah bekerja sebagai pengacara yang menangani hukum internasional, serta kasus litigasi (kasus yang diselesaikan di pengadilan) terkait perawatan kesehatan, khususnya antiterorisme. Pada 2020, ia membangun jasa legalnya sendiri, dan kini lebih banyak menjadi konsultan untuk kebijakan lingkungan kerja yang inklusif.

Disebut Dokter Beruntung Kalau Bisa Lulus SMA

Haley Moss didiagnosis autis saat usianya masih tiga tahun. Mirip seperti pengacara fiksi Woo Young-woo, kala itu Haley juga tidak bisa bicara. Ia juga tidak mampu mewarnai di dalam kotak, tidak bisa minum dari gelas, dan tidak bisa bergaul dengan anak-anak seusianya.

Mengutip Korea Herald, dokternya saat itu mengatakan bahwa Haley bisa jadi tidak akan benar-benar bisa berbicara dengan sempurna. Dokter juga mengatakan kalau Haley bisa lulus SMA, maka itu sudah beruntung baginya.

Namun nyatanya, kini ia malah kerap menjadi pembicara di forum-forum yang menyosialisasikan tentang inklusivitas. Ia bahkan sudah menulis empat buku terkait pengalamannya sebagai seorang autis.

Haley Moss, Pengacara Autis 'Extraordinary Attorney Woo' dalam Kehidupan Nyata

Foto: Instagram @haley.moss

Buku-buku tersebut, yaitu Middle School: The Stuff Nobody Tells You About; A Freshman Survival Guide for College Students with Autism Spectrum Disorders: The Stuff Nobody Tells You About. Lalu Great Minds Think Differently: Neurodiversity for Lawyers and Other Professionals; dan The Young Autistic Adult’s Independence Handbook.

Baca Juga: 5 Bocoran Extraordinary Attorney Woo untuk Episode-Episode Mendatang dari Sutradaranya


Haley tak hanya mampu lulus SMA, ia juga sanggup mengambil dua jurusan kuliah sekaligus. Ia lulus dari Univeristy of Florida dengan gelar Bachelor of Arts in Criminology & Law serta Bachelor of Science in Psychology pada 2015. Ia menyelesaikan dua jurusan ini dalam waktu tiga tahun.

Ia lalu kuliah lagi di University of Miami School of Law. Di sini, ia dinobatkan sebagai Miami Public Interest Scholar yang bertugas mempromosikan akses keadilan bagi semua orang. Ia juga menjadi pembicara alias Student Commencement Speaker saat acara wisuda pada Mei 2018.

Alami Diskriminasi dan Stigma yang Sama Seperti Woo Young-Woo

Menurut pengakuannya, saat masih bersekolah maupun setelah menjadi pengacara, ia kerap mengalami pengalaman diskriminatif dari banyak orang, bahkan dari orang tua yang anaknya autis.

"Beberapa orang tua yang memiliki anak autis memperlakukan saya seperti anak kecil, bukan sebagai salah satu rekan kerja mereka," ceritanya pada Korea Herald.

"Meskipun saya bersekolah di sekolah hukum yang sama, lulus ujian pengacara yang sama, dan memenuhi kualifikasi yang sama untuk profesi tersebut, saya sering merasa bahwa saya harus lebih bekerja keras membuktikan diri untuk mendapatkan rasa hormat dan kesempatan yang sama seperti yang didapatkan orang lain," ujarnya.

Karena pengalaman itulah, ia merasa yang tergambar dalam Extraordinary Attorney Woo dan diskriminasi serta stigma yang dialami Young-woo memang benar terjadi dalam kehidupan nyata.

Haley Moss, Pengacara Autis 'Extraordinary Attorney Woo' dalam Kehidupan Nyata

Foto: Instagram @haley.moss

Haley lalu menyebut salah satu adegan dalam Extraordinary Attorney Woo, saat calon bos dan rekan kerjanya lebih memerhatikan catatan di CV bahwa Young-woo adalah autis, ketimbang fakta bahwa ia adalah lulusan terbaik dari kampus paling bergengsi di Korea Selatan. Menurut Haley, ia juga mengalami hal tersebut di lingkungan kerjanya.

"Banyak orang dengan spektrum autis takut untuk menyatakan diri mereka autis karena stigma negatif tentang autisme. Mereka tidak mau dilihat berbeda," ucapnya.

Sama seperti Young-woo, ia juga sangat sensitif pada suara dan kerap memakai headphone peredam suara atau kebisingan. Ia juga kerap memakan makanan yang sama setiap hari, seperti Young-woo memakan gimbap. Sementara ketertarikan Young-woo pada paus sama dengan ketertarikannya pada menggambar.

Kekuatan sebagai Pengacara Autis

Meski Haley mengaku ia kadang masih kesulitan dalam rutinitas harian seperti mencuci baju, tapi ia menyatakan sebagai pengacara autis, ia punya beberapa kelebihan.

Haley Moss, Pengacara Autis 'Extraordinary Attorney Woo' dalam Kehidupan Nyata

Foto: Netflix

Pertama adalah karena ingatan yang sangat kuat dan kemampuan menghubungkan orang dan tempat dengan cepat, ia jadi terlihat berbeda dengan pengacara-pengacara lainnya.

“Saat saya bekerja sebagai associate di firma hukum Zumpano Patricios di Miami, saya kebanyakan menangani kasus-kasus hukum internasional yang punya banyak informasi. Kelebihan itu membantu saya mengingat informasi secara rinci dan mengetahui titik mana yang harus dihubungkan," katanya.

Baca Juga: 6 Drama Korea dengan Adegan Hujan-Hujanan Paling Romantis tanpa Ciuman

Sementara dalam hubungan dengan klien, ia mudah bersimpati dan dekat dengan orang-orang yang pengalaman hidupnya mirip dengannya. Dengan populernya Extraordinary Attorney Woo, ia berharap ada banyak kesempatan terbuka bagi para penyandang disabilitas untuk berperan dalam banyak bidang.

"Misalnya menjadi pengacara, ada banyak jenis pengacara yang tak harus berada di pengadilan," katanya pada American Bar Association. "Juga semoga ada lebih banyak orang autis terlibat dalam produksi drama agar ceritanya lebih autentik," ujarnya kepada Korea Herald.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Disidang, Ini Respons Pengacara Jokowi
Rekomendasi
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved