CERMIN: Autisme dan di Atas Normal
Sabtu, 23 Juli 2022 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A

Foto: Amazon Prime Video
Violet juga sama seperti Jack, ia bisa berfungsi dengan baik dalam masyarakat, ia bisa bekerja dengan baik. Hanya saja ketika sesuatu mengganggu perasaannya, ia tak mempedulikan apa pun.
Mungkin Harrison yang terlihat paling berbeda. Serial ini mengenalkannya dengan cara paling jitu. Dari jauh, ia dibimbing sang pengasuh, Mandy, untuk berjalan keluar dari apartemen menuju tempat tertentu. Harrison tak bisa berhadapan dengan kegaduhan, suara anjing menyalak dan mobil yang tiba-tiba menyalip.
Baca Juga: CERMIN: Tuhan (Tak) Ada di Guantanamo
Namun ia belajar mengalahkan segala ketakutannya agar ia bisa mandiri dan tak bergantung lagi kepada Mandy untuk hal-hal sesederhana membeli sesuatu di restoran.
As We See Ittak punya pretensi sedikit pun untuk membuat kita iba pada Jack, Violet, dan Harrison. Katims sangat berhasil membuat kita melihat mereka selayaknya manusia “normal” dengan problematikanya masing-masing.
Kita bahkan seringkali tertawa terbahak melihat betapa jujurnya Jack dan Violet kepada lawan jenisnya yang seringkali potensial membuat rikuh. Dan Katim berhasil mengelola segala keunikan itu agar penonton berempati, bukan untuk mengasihani.
Sebenarnya apa normal itu? Menurut saya, ini adalah sebuah kosakata untuk menyederhanakan betapa kompleksnya manusia. Kata yang direkonstruksi untuk membatasi betapa problematiknya manusia.

Foto: Amazon Prime Video
Kita adalah makhluk heterogen dengan kapasitas berbeda-beda dalam mengelola masalah, dengan kemampuan berbeda-beda saat berhadapan dengan konflik. Cara kita menghadapi segala kompleksitas itu tak akan pernah tunggal.
Lihat Juga :