Sambangi Kota Cirebon dengan Mobil Edukasi, Enesis Galakkan PSN 3M Plus
Sabtu, 30 Juli 2022 - 14:18 WIB
loading...
Foto: Doc. Enesis
A
A
A
CIREBON - Mobil Edukasi “Wujudkan Indonesia Bebas Dengue” telah resmi dilepas Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono, Direktur Promosi Kesehatan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyaraka, dr Imran Agus, Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis, serta Ryan Tirta Yudhistira, Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis Indonesia pada 5 Juli 2022.
Destinasi pertama dari Mobil Edukasi ini adalah Kota Cirebon, Jawa Barat. Seperti yang diketahui kasus demam berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon hingga 23 Juni mencapai 1099 orang. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Luqman Denianto, mengatakan, penyebab lonjakan kasus DBD ialah minimnya kesadaran masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Mobil Edukasi Enesis memberikan sosialisasi penerapan PHBS dan pencegahan DBD, di titik-titik seperti SDN 1 Kramat dan SDN Kartini 1, Pasar Kanoman, RSUD Gunung Jati dan Asia Toserba.
Hal ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon, Ma'ruf Nuryasa yang hadir mewakili Walikota Cirebon di SDN Kartini 1,2,4 dan 5 pada Selasa 26, Juli 2022. “Jawa Barat masih dalam 10 Provinsi tertinggi untuk DBD, kami apresiasi langkah dari Enesis ini, harapannya dengan edukasi ini makin banyak yang tahu bagaimana mencegah DBD,” katanya.
Harapan yang sama dinyatakan Supriadi selaku Kepala Sekolah SDN Kartini. “Edukasi penerapan hidup bersih dan sehat serta pencegahan demam berdarah ini banyak manfaat bagi anak didik, guru serta warga sekolah lainnya,” ujar Supriadi.
Destinasi pertama dari Mobil Edukasi ini adalah Kota Cirebon, Jawa Barat. Seperti yang diketahui kasus demam berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon hingga 23 Juni mencapai 1099 orang. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Luqman Denianto, mengatakan, penyebab lonjakan kasus DBD ialah minimnya kesadaran masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Mobil Edukasi Enesis memberikan sosialisasi penerapan PHBS dan pencegahan DBD, di titik-titik seperti SDN 1 Kramat dan SDN Kartini 1, Pasar Kanoman, RSUD Gunung Jati dan Asia Toserba.
Hal ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon, Ma'ruf Nuryasa yang hadir mewakili Walikota Cirebon di SDN Kartini 1,2,4 dan 5 pada Selasa 26, Juli 2022. “Jawa Barat masih dalam 10 Provinsi tertinggi untuk DBD, kami apresiasi langkah dari Enesis ini, harapannya dengan edukasi ini makin banyak yang tahu bagaimana mencegah DBD,” katanya.
Harapan yang sama dinyatakan Supriadi selaku Kepala Sekolah SDN Kartini. “Edukasi penerapan hidup bersih dan sehat serta pencegahan demam berdarah ini banyak manfaat bagi anak didik, guru serta warga sekolah lainnya,” ujar Supriadi.
Lihat Juga :