BintanGO Hadirkan EarlyPay untuk Jembatani Kesenjangan Ekosistem Kreator

Kamis, 04 Agustus 2022 - 07:00 WIB
loading...
BintanGO Hadirkan EarlyPay untuk Jembatani Kesenjangan Ekosistem Kreator
BintanGO mengumumkan peluncuran resmi EarlyPay, solusi finansial pertama di industri kreator dan ekonomi kreatif. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - BintanGO, perusahaan teknologi berbasis di Jakarta yang mengembangkan platform all-in-one CreatorSpace untuk industri ekonomi kreatif, mengumumkan peluncuran resmi EarlyPay, solusi finansial pertama di industri kreator dan ekonomi kreatif. Dengan kian berkembangnya industri tersebut, EarlyPay membantu menjembatani kesenjangan pembayaran antara kreator dan brand dalam menjalankan kolaborasi.

Menurut Co-founder dan Chief Executive Officer BintanGO Jason Lee, EarlyPay merupakan produk BintanGO yang hadir guna mengatasi kesenjangan di segmen kreator - sebuah celah yang belum ditangani oleh perusahaan penyedia solusi finansial yang ada saat ini.

Jason mengatakan bahwa pelaku industri finansial menganggap pembuat konten media sosial sebagai kelompok dengan profil risiko kredit yang tinggi. Hal itu menjadi faktor belum terbukanya akses produk finansial modern bagi para pembuat konten.

“Solusi finansial inovatif yang kami hadirkan diharapkan mampu membantu kreator dalam menjembatani kesenjangan pembayaran antara kolaborasi kreatif kreator dan brand serta memastikan mereka memiliki arus kas yang stabil dan konsisten untuk setiap kebutuhan kreatif mereka, baik untuk membayar kebutuhan tim atau operasional kolaborasi mereka. Melalui EarlyPay, mereka akan memiliki kemampuan untuk melakukan hal tersebut,” jelas Jason melalui siaran pers, Rabu (3/8/2022).

Para kreator adalah pengusaha dan pelaku UMKM baru di Indonesia. Hadirnya creator economy mampu memberdayakan serta memungkinkan semua orang dan siapa saja, terlepas dari lokasi geografis, status ekonomi, dan latar belakang pendidikan untuk membangun brand mereka sendiri serta menjadi kreator yang mampu memberikan pengaruh di media sosial.

Menurut Influencer Marketing Hub, industri kreator global kini bernilai lebih dari USD100 miliar dan diperkirakan akan terus bertumbuh di tahun-tahun mendatang. Indonesia pun turut menjadi ladang subur bagi ekosistem para kreator. Tercatat, pengguna media sosial di Indonesia sebanyak 191,4 juta pengguna pada Januari 2022 atau naik sebesar 12,6% year-on-year (YoY) berdasarkan laporan dari DataReportal.

Co-Founder dan Chief Marketing Officer BintanGO Oktorika Mandasari melengkapi pernyataan Jason.

“Para mega kreator mungkin memiliki sumber daya untuk membantu mengelola kebutuhan bisnis mereka seperti finansial, pemasaran, branding, dan pengembangan bisnis. Namun di sisi lain, nyatanya masih banyak kreator baru yang sedang naik daun dan mungkin tidak memiliki keistimewaan tersebut,” ungkap wanita yang akrab disapa Rika itu.

“BintanGO adalah salah satu ekosistem industri kreator. Kami berusaha membantu para kreator melalui tekonologi yang mendukung dan menyediakan solusi bagi seluruh kebutuhan bisnis mereka guna mondorong para kreator mengembangkan bisnisnya,” kata Rika lagi.

“Kami ingin membantu mereka dalam melampaui potensi sebagai seorang kreator yang sesungguhnya dengan memungkinkan mereka untuk fokus menghasilkan konten-konten yang hebat, sementara kami mengurus sisanya,” pungkasnya.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1075 seconds (10.177#12.26)