Kemenkes Siapkan 3 Langkah Intervensi untuk Tekan Stunting
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi intervensi akan fokus diarahkan pada wanita sebelum melahirkan, baik remaja di kelas 7 ke atas, dan juga pada saat ibunya hamil, itu adalah titik yang paling rawan menyebabkan stunting," lanjutnya.
Langkah pertama yang dilakukan adalah pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi para remaja putri. Di mana kegiatan dimulai dengan menggalakkan Aksi Bergizi di Sekolah dengan 3 paket intervensi yakni pemberian TTD mingguan bagi remaja putri, aktivitas fisik dan konsumsi makanan bergizi seimbang.
"Untuk remaja kita harus pastikan mereka tidak kekurangan gizi dan zat besi, jadi harus ada program untuk memastikan para remaja kita sebelum hamil tidak kekurangan zat besi. Salah satunya dengan pemberian TTD di sekolah-sekolah," papar Menkes Budi.
Selanjutnya, pemeriksaan kehamilan dan pemberian makanan tambahan pada ibu hamil. "Gizi dan zat besi pada ibu hamil harus tercukupi. Programnya adalah kita kasih makan yang cukup, untuk melaksanakan ini kita butuh bantuan Pemda," ujar dia.
"Kita juga memberikan USG ke seluruh puskesmas, kita wajibkan ibu-ibu datang minimal 6 kali selama 9 bulan, untuk melihat perkembangan janinnnya cukup atau tidak. kalau tidak kita bisa segera lakukan intervensi," katanya lagi.
Langkah pertama yang dilakukan adalah pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi para remaja putri. Di mana kegiatan dimulai dengan menggalakkan Aksi Bergizi di Sekolah dengan 3 paket intervensi yakni pemberian TTD mingguan bagi remaja putri, aktivitas fisik dan konsumsi makanan bergizi seimbang.
"Untuk remaja kita harus pastikan mereka tidak kekurangan gizi dan zat besi, jadi harus ada program untuk memastikan para remaja kita sebelum hamil tidak kekurangan zat besi. Salah satunya dengan pemberian TTD di sekolah-sekolah," papar Menkes Budi.
Selanjutnya, pemeriksaan kehamilan dan pemberian makanan tambahan pada ibu hamil. "Gizi dan zat besi pada ibu hamil harus tercukupi. Programnya adalah kita kasih makan yang cukup, untuk melaksanakan ini kita butuh bantuan Pemda," ujar dia.
"Kita juga memberikan USG ke seluruh puskesmas, kita wajibkan ibu-ibu datang minimal 6 kali selama 9 bulan, untuk melihat perkembangan janinnnya cukup atau tidak. kalau tidak kita bisa segera lakukan intervensi," katanya lagi.
Lihat Juga :