SIS-PIK Hadirkan Program Entrepreneurship dan E-Sports untuk Persiapkan Murid Profesional Mandiri

Selasa, 16 Agustus 2022 - 23:40 WIB
loading...
SIS-PIK Hadirkan Program...
Kualitas pendidikan kini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi orang tua dalam memilih sekolah yang tepat. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Kualitas pendidikan kini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi orang tua dalam memilih sekolah yang tepat. Bukan tanpa alasan, perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang begitu deras sedikit banyak membuat kurikulum pendidikan di sekolah terkesan tidak relevan lagi.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia namun juga di dunia. Apalagi setelah pandemi Covid-19 melanda. Alhasil berbagai program pendidikan yang bersifat konvensional, rasanya tidak dapat lagi memenuhi semua kebutuhan para murid.

Menghadapi tantangan tersebut, sejumlah sekolah di Tanah Air pun mulai meramu formula pendidikan yang tepat bagi para murid mereka. Salah satu sekolah yang cukup vokal melihat isu ini adalah Singapore School, Pantai Indah Kapuk.

Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas, serta mampu berdaya saing di tingkat global, SIS-PIK memperkenalkan program pendidikan abad 21 yang unik bagi para peserta didik di Indonesia. Program tersebut bertajuk International BTEC Courses.

BTEC atau Business Technology Education Council merupakan kurikulum yang menghadirkan pendidikan vokasi agar menghasilkan peserta didik yang siap dalam dunia kerja atau dapat kembali melanjutkan ke jenjang universitas.

Dr Daniel Hyde selaku Kepala Sekolah SIS-PIK mengatakan, alasan pihaknya meluncurkan program ini tidak terlepas dari fakta bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan keunikannya masing-masing.

Baca Juga: Raden Dewi Sartika, Pejuang Pendidikan dari Jawa Barat

"Program ini sangat penting bagi kami, karena ini tentang bagaimana kami menyadari bahwa setiap anak itu berbeda. Ada anak yang lebih cocok mengikuti program IB (International Baccalaureate), namun ada juga yang kurang cocok dengan cara belajar tersebut. Dan BTEC bisa jadi pilihan mereka," kata Daniel melalui siaran resminya, Selasa (16/8/2022).

Kehadiran program BTEC, lanjut Daniel, menjadi alternatif untuk menciptakan kurikulum yang berspesialisasi dalam memperkuat talenta dan kemampuan para murid.

BTEC menjadi program tambahan bagi murid yang tertarik dalam beberapa bidang tertentu, seperti entrepreneurship dan e-sports. Program ini juga termasuk dalam kurikulum akademik mereka.

Program BTEC tidak hanya disajikan dalam bentuk textbook, namun lebih difokuskan pada kegiatan praktik, di mana nantinya para murid dapat mempelajari bagaimana industri usaha dan e-sport sebenarnya bekerja.

"Saat mereka mengambil program e-sports, mereka bukan diajarkan bermain game, melainkan mereka akan belajar tentang bisnis, leadership, management, hingga event organization. Selain itu, tentunya mereka akan melakukannya secara senang hati, sehingga bersemangat untuk datang ke sekolah," jelas Daniel.

Di Indonesia sendiri, menurut Daniel, program BTEC sangat cocok untuk dikembangkan karena sejumlah faktor pendukung. Pertama, terkait background dari para murid yang berasal dari keluarga pengusaha. Kedua, tidak terlepas semangat mereka dalam memajukan negara ini.

Baca Juga: Memprihatinkan! 163 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah

"Banyak yang ingin menjadi game changer. Mereka ingin mentransformasi bagaimana pola bisnis yang ada menjadi lebih baik. Terlebih melihat fakta bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat memperhatikan perkembangan teknologi," ujar Daniel.

"Contoh paling nyata adalah Gojek. Bagaimana, start up ini mengubah wajah industri transportasi Indonesia. Dan pencetusnya adalah anak bangsa. Di sisi lain, e-sports juga sangat populer dan sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Para murid akan sangat mencintai program ini," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sibuk di Dunia Entertainment,...
Sibuk di Dunia Entertainment, 4 Artis Ini Tetap Sukses Raih Gelar Magister dan Doktor
Pentingnya Gentle Parenting,...
Pentingnya Gentle Parenting, Mengasuh Tanpa Marah dan Teriak
AYIMUN Al-Muhajirien...
AYIMUN Al-Muhajirien MUN, Ruang Kolaborasi 200 Anak Muda dari Berbagai Sekolah
Pendidikan Tinggi Bukan...
Pendidikan Tinggi Bukan Sekadar Gelar, Ini Kunci Menjadi Siap Kerja
Gedung Baru 10 Lantai...
Gedung Baru 10 Lantai Perkuat Kiprah Horizon University di Dunia Pendidikan Tinggi
Wamen Stella Christie...
Wamen Stella Christie Ajak Perempuan Percaya Diri: Kita Sama Pintarnya dengan Laki-Laki!
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Rekomendasi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sheila Majid Tak Sabar...
Sheila Majid Tak Sabar Collab di Konser Orkestra Bareng Andi Rianto, KD dan Tulus
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved