CERMIN: Surat dari Angga

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Mencuri Raden Saleh memperlihatkan determinasi Angga tentang bagaimana mewujudkan mimpinya. Ia memupuk mimpi itu bertahun-tahun, dengan sabar membangunnya bata demi bata dan kelak mengerahkan seluruh energi dan daya kreatifnya untuk membuat karya yang kelak tak hanya bisa dibanggakan olehnya dan semua orang yang terlibat didalamnya, juga oleh penonton film Indonesia.

CERMIN: Surat dari Angga

Foto: Visinema Pictures

Untuk pertama kalinya, kita melihat film hiburan dibuat dengan skala sebesar dan seserius ini di Indonesia. Semua aspek dipikirkan secara matang, semua elemen dihitung secara cermat dan hasilnya adalah sebuah disrupsi. Sebagaimana Nussayang menjadi tonggak baru dari wilayah animasi, Mencuri Raden Salehjuga menciptakan kegemparan karena akhirnya kita punya film bertema heist/pencurian yang dibuat gila-gilaan dan percaya diri bahwa tontonan ini akan menghibur banyak orang.

Baca Juga: CERMIN: Badai Pasti Berlalu

Sekaligus pula ini adalah upaya Angga yang mencintai seni untuk memperkenalkan seni lukis ke anak muda. Banyak anak muda yang mungkin tak ngeh dengan nama-nama seniman besar seperti Raden Saleh, Affandi, hingga Agus Suwage. Mencuri Raden Salehdengan cerdik memperkenalkannya kepada generasi yang sebelumnya mungkin jarang sekali terpapar dengan nama-nama itu.

Mencuri Raden Salehjuga dengan brilian membuat penonton penasaran dengan yang sesungguhnya terjadi dengan peristiwa penangkapan Pangeran Diponegoro oleh Letnan Jenderal Hendrik Merkus de Kock pada 28 Maret 1830. Pihak penjajah sempat mendistorsi kenyataan sejarah dengan menuliskan dan menyebarkannya kepada masyarakat.

CERMIN: Surat dari Angga

Foto: Visinema Pictures

Namun seorang seniman bernama Raden Saleh menolak untuk percaya hal itu. Ia menggunakan seni lukis untuk menunjukkan perlawanannya dengan distorsi sejarah itu. Lalu 27 tahun setelah peristiwa itu, ia melukis apa yang menurutnya sesungguhnya terjadi. Sisanya adalah sejarah. Hingga hari ini, lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro menjadi salah satu lukisan paling bersejarah sekaligus paling bernilai yang pernah dibuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Rekomendasi
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Berita Terkini
Bangkit dari Kebangkrutan,...
Bangkit dari Kebangkrutan, Susanti Wijaya Kini Punya 1,2 Juta Followers dan Agency
Ruben Onsu Pasrah Jika...
Ruben Onsu Pasrah Jika Jordi Onsu Bongkar Aibnya: Silakan Saja
Petisi Boikot Sarwendah...
Petisi Boikot Sarwendah Meluas, Eks Manajer Minta Segera Minta Maaf
Konflik dengan Sarwendah...
Konflik dengan Sarwendah Bikin Ruben Onsu Stres, Sahabat: Dia Sudah Sangat Capek
Rebranding Fave Pamanukan...
Rebranding Fave Pamanukan Hadirkan Standar Baru Hotel Budget di Pantura
Maternity Shoot Angga...
Maternity Shoot Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Perhiasan Rp2,88 Miliar Jadi Sorotan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved