6 Anime Romantis Toksik Ini Menjadi Guilty Pleasure Penonton
Minggu, 28 Agustus 2022 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Protagonis serial ini berada dalam perasaan cinta spiral yang tak berbalas dengan dua orang yang berbeda. Tapi, mereka memandang satu sama lain untuk menemukan kelegaan dari patah hati mereka. Mugi Awaya jatuh cinta pada mantan tutornya. Sementara Hanabi Yasuraoka punya rasa pada gurunya saat ini dan teman lama keluarganya.
Ketika kedua orang ini tidak menemukan jalan maju dalam misi mereka mencari cinta, keduanya pura-pura pacaran karena tidak satu pun dari mereka yang memiliki orang yang mereka inginkan. Konsep ini sangat membingungkan dan segera berkembang menjadi sesuatu yang toksik. Menenggelamkan diri ke perasaan palsu bahkan bukanlah bagian paling problematik. Tutor yang ditaksir Mugi ternyata membalas perasaan cowok itu. Mereka akhirnya bersama meski kemudian terungkap kalau tutor itu menggunakan Mugi demi memenuhi obsesinya.
![6 Anime Romantis Toksik Ini Menjadi Guilty Pleasure Penonton]()
Foto: Netflix
My Little Monster adalah salah satu anime romantis terbaik. Tapi, itu tidak berarti sempurna. Anime ini pasti menjadi guilty pleasure untuk shipping terbesar bagi audiens karena, pada sejumlah titik, serial ini meremehkan betapa toksiknya dinamikanya. Orang-orang berteriak ketika Haru dan Shizuku akhirnya berhasil punya hubungan.
Tapi, perjalanan mereka dipenuhi kiasan cowok shojo yang sekarang sangat kurang dihargai. Hubungan mereka bukanlah yang paling sehat. Di sebagian besar waktu, Haru mendorong dirinya terhadap Shizuku. Suatu kali, Haru bahkan mendorong Shizuku ke gang sepi dan mengancam melecehkannya kalau dia bersuara. Itu tidak terasa tepat karena berasal dari orang yang secara konsisten mengejar-ngejar cewek itu agar jadi pacarnya.
![6 Anime Romantis Toksik Ini Menjadi Guilty Pleasure Penonton]()
Foto: Rice Digital
School Days tidak sesuai jalan cerita seharusnya untuk kisah cinta SMA seperti Horimiya atau Nijiiro Days. Anime itu adalah bencana dari awal sampai akhir dan tidak menambahkan apa pun pada genre “cinta anak muda”. Serial ini mengisahkan tentang cinta segitiga yang sangat rumit di mana salah satu pihak terus berusaha selingkuh sementara yang lain mendukung upaya perselingkuhannya itu.
Makoto adalah seorang cowok SMA yang suka menyelingkuhi pacarnya dengan cewek yang mendorong mereka pacaran. Ini bukan bagian terburuk, karena ada cewek lain yang terpesona dengan daya tarik Makoto dan terobsesi dengannya. Jadi, serial ini adalah api di tempat sampah yang ingin agar audiens tetap mengikuti kisah ini sampai akhir untuk tahu apa yang terjadi pada karakternya.
Ketika kedua orang ini tidak menemukan jalan maju dalam misi mereka mencari cinta, keduanya pura-pura pacaran karena tidak satu pun dari mereka yang memiliki orang yang mereka inginkan. Konsep ini sangat membingungkan dan segera berkembang menjadi sesuatu yang toksik. Menenggelamkan diri ke perasaan palsu bahkan bukanlah bagian paling problematik. Tutor yang ditaksir Mugi ternyata membalas perasaan cowok itu. Mereka akhirnya bersama meski kemudian terungkap kalau tutor itu menggunakan Mugi demi memenuhi obsesinya.
4. My Little Monster

Foto: Netflix
My Little Monster adalah salah satu anime romantis terbaik. Tapi, itu tidak berarti sempurna. Anime ini pasti menjadi guilty pleasure untuk shipping terbesar bagi audiens karena, pada sejumlah titik, serial ini meremehkan betapa toksiknya dinamikanya. Orang-orang berteriak ketika Haru dan Shizuku akhirnya berhasil punya hubungan.
Tapi, perjalanan mereka dipenuhi kiasan cowok shojo yang sekarang sangat kurang dihargai. Hubungan mereka bukanlah yang paling sehat. Di sebagian besar waktu, Haru mendorong dirinya terhadap Shizuku. Suatu kali, Haru bahkan mendorong Shizuku ke gang sepi dan mengancam melecehkannya kalau dia bersuara. Itu tidak terasa tepat karena berasal dari orang yang secara konsisten mengejar-ngejar cewek itu agar jadi pacarnya.
3. School Days

Foto: Rice Digital
School Days tidak sesuai jalan cerita seharusnya untuk kisah cinta SMA seperti Horimiya atau Nijiiro Days. Anime itu adalah bencana dari awal sampai akhir dan tidak menambahkan apa pun pada genre “cinta anak muda”. Serial ini mengisahkan tentang cinta segitiga yang sangat rumit di mana salah satu pihak terus berusaha selingkuh sementara yang lain mendukung upaya perselingkuhannya itu.
Makoto adalah seorang cowok SMA yang suka menyelingkuhi pacarnya dengan cewek yang mendorong mereka pacaran. Ini bukan bagian terburuk, karena ada cewek lain yang terpesona dengan daya tarik Makoto dan terobsesi dengannya. Jadi, serial ini adalah api di tempat sampah yang ingin agar audiens tetap mengikuti kisah ini sampai akhir untuk tahu apa yang terjadi pada karakternya.
Lihat Juga :