Kemenparekraf Ciptakan Peluang buat 45.000 SDM Parekraf Melalui Program Sertifikasi
Jum'at, 02 September 2022 - 15:11 WIB
loading...
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menargetkan sebanyak 45.000 SDM bidang pariwisata serta disertifikasi mulai sepanjang 2022 hingga 2023. / Foto: dok. Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan sebanyak 45.000 sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata akan disertifikasi sepanjang 2022-2023.
Program tersebut bertujuan untuk mempercepat produktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif .
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, hal ini merupakan bagian dari berbagai program Kemenparekraf yang bertujuan untuk Percepatan Pemulihan dan Peningkatan Produktivitas Sektor Parekraf melalui Upskilling (peningkatan kompetensi), Reskilling (penguatan kompetensi), dan New Skilling (penambahan kompetensi baru).
Baca juga: Ini Alasan Baim Wong Minta Paula Verhoeven Tetap Bertahan di Dunia Modeling
Sandiaga berharap, sertifikasi ini nantinya mampu menciptakan peluang kerja dan peluang usaha bagi SDM Parekraf yang berkompeten dan berkelanjutan.
"Kemudian program ini juga bentuk penerapan strategi utama Kemenparekraf, yaitu Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi," kata Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya melalui virtual pada Kick-Off Certification of Tourism Human Resources and Competency-Based Standards di Jakarta Barat, Jumat (2/9/2022).
Oleh karena itu, lanjut Sandiaga, Kemenparekraf bekerja sama dengan Bank Dunia melaksanakan Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan (P3TB) atau Indonesia Tourism Development Project (ITDP) yang menggunakan Dana PHLN.
Program tersebut bertujuan untuk mempercepat produktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif .
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, hal ini merupakan bagian dari berbagai program Kemenparekraf yang bertujuan untuk Percepatan Pemulihan dan Peningkatan Produktivitas Sektor Parekraf melalui Upskilling (peningkatan kompetensi), Reskilling (penguatan kompetensi), dan New Skilling (penambahan kompetensi baru).
Baca juga: Ini Alasan Baim Wong Minta Paula Verhoeven Tetap Bertahan di Dunia Modeling
Sandiaga berharap, sertifikasi ini nantinya mampu menciptakan peluang kerja dan peluang usaha bagi SDM Parekraf yang berkompeten dan berkelanjutan.
"Kemudian program ini juga bentuk penerapan strategi utama Kemenparekraf, yaitu Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi," kata Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya melalui virtual pada Kick-Off Certification of Tourism Human Resources and Competency-Based Standards di Jakarta Barat, Jumat (2/9/2022).
Oleh karena itu, lanjut Sandiaga, Kemenparekraf bekerja sama dengan Bank Dunia melaksanakan Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan (P3TB) atau Indonesia Tourism Development Project (ITDP) yang menggunakan Dana PHLN.
Lihat Juga :