Pentingnya Menjaga Kesehatan Otak Bagi Generasi Milenial dan Gen Z, Pakar: Memicu Rasa Cemas
Minggu, 04 September 2022 - 07:32 WIB
loading...
A
A
A
Adanya serangan panik maupun kecemasan jangka panjang dapat membuat otak melepaskan hormon secara teratur. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti, sakit kepala, mual, dan depresi.
"Ketika seseorang mengalami cemas, hormon otak akan memenuhi sistem saraf yang telah dirancang di dalam tubuh untuk merespon ancaman. Contohnya Adrenalin dan Kortisol. Namun, hormon Kortisol akan menyebabkan peningkatan berat badan ketika seseorang terpapar kecemasan secara berkelanjutan," kata Coach Pris, Minggu (4/9/2022).
Coach Pris menyebutkan, berdasarkan data statistik dari Deloitte, Millenials dan Gen Z tercatat sebagai orang-orang yang memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan Baby Boomers dan Gen X sejak pandemi Covid19.
Sejak tahun 2020, hasil perbandingan rata-rata persentase Millennials dan Gen Z berdasarkan gender menunjukkan para wanita memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Yakni tingkat kecemasan wanita Millennials sebesar 44,3 % dan wanita Gen Z sebesar 52,3%, sedangkan tingkat kecemasan pada para pria Millennials serta Gen Z sebesar 37,6% dan 38,3% (Deloitte, 2022).
Sebagai generasi yang lahir dan tumbuh bersama teknologi, kecemasan Millennials dan Gen Z pun berasal dari media sosial sebagai hasil dari transformasi teknologi digital tersebut.
"Hal-hal yang memicu rasa cemas berlebihan terhadap Millennials dan Gen Z, antara lain tuntutan gaya hidup terkait pekerjaan dan kebutuhan finansial yang sering dicitrakan pada berbagai platform media sosial," jelasnya.
"Ketika seseorang mengalami cemas, hormon otak akan memenuhi sistem saraf yang telah dirancang di dalam tubuh untuk merespon ancaman. Contohnya Adrenalin dan Kortisol. Namun, hormon Kortisol akan menyebabkan peningkatan berat badan ketika seseorang terpapar kecemasan secara berkelanjutan," kata Coach Pris, Minggu (4/9/2022).
Coach Pris menyebutkan, berdasarkan data statistik dari Deloitte, Millenials dan Gen Z tercatat sebagai orang-orang yang memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan Baby Boomers dan Gen X sejak pandemi Covid19.
Sejak tahun 2020, hasil perbandingan rata-rata persentase Millennials dan Gen Z berdasarkan gender menunjukkan para wanita memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Yakni tingkat kecemasan wanita Millennials sebesar 44,3 % dan wanita Gen Z sebesar 52,3%, sedangkan tingkat kecemasan pada para pria Millennials serta Gen Z sebesar 37,6% dan 38,3% (Deloitte, 2022).
Sebagai generasi yang lahir dan tumbuh bersama teknologi, kecemasan Millennials dan Gen Z pun berasal dari media sosial sebagai hasil dari transformasi teknologi digital tersebut.
"Hal-hal yang memicu rasa cemas berlebihan terhadap Millennials dan Gen Z, antara lain tuntutan gaya hidup terkait pekerjaan dan kebutuhan finansial yang sering dicitrakan pada berbagai platform media sosial," jelasnya.
Lihat Juga :