4 Hal tentang Genre Komedi yang Perlu Kamu Tahu menurut Arie Kriting hingga Kristo Immanuel
Senin, 05 September 2022 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
2. Komedi adalah Sesuatu yang Reflektif
Masih menurut Salman yang menulis skenario film laris Laskar Pelangi, unsur komedi kalau disampaikan pada waktu yang tepat bisa menjadi sesuatu yang reflektif. Maksudnya, komedi bisa menjadi gambaran kondisi keseharian masyarakat atau komunitas tertentu, salah satunya bisa mengarah pada kritik sosial. Inilah yang membuat konten komedi bisa terasa sangat dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: 8 Film Komedi tentang Kesehatan Mental, Kocak sekaligus Penuh Makna
![4 Hal tentang Genre Komedi yang Perlu Kamu Tahu menurut Arie Kriting hingga Kristo Immanuel]()
Foto: Dundi Ichsan
3. Komedi Harus Membahagiakan
Sementara itu, Arie Kriting saat ditanya "Apa komedi buat lu?”, komedian yang baru saja menjadi ayah ini menjawab bahwa komedi harus membahagiakan. "Kalaupun ada pesan-pesan yang mau disampaikan, itu harus menghilangkan kepiluannya," kata Arie.
"Saya berani menjamin bahwa komedi harusnya tidak menyakiti, dan kalaupun ada yang sakit hati dengan komedi dan mungkin itu ada di sisi komediannya, berarti mungkin dia lupa cara membahagiakan itu seperti apa,” tegasnya.
Masih menurut Salman yang menulis skenario film laris Laskar Pelangi, unsur komedi kalau disampaikan pada waktu yang tepat bisa menjadi sesuatu yang reflektif. Maksudnya, komedi bisa menjadi gambaran kondisi keseharian masyarakat atau komunitas tertentu, salah satunya bisa mengarah pada kritik sosial. Inilah yang membuat konten komedi bisa terasa sangat dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: 8 Film Komedi tentang Kesehatan Mental, Kocak sekaligus Penuh Makna

Foto: Dundi Ichsan
3. Komedi Harus Membahagiakan
Sementara itu, Arie Kriting saat ditanya "Apa komedi buat lu?”, komedian yang baru saja menjadi ayah ini menjawab bahwa komedi harus membahagiakan. "Kalaupun ada pesan-pesan yang mau disampaikan, itu harus menghilangkan kepiluannya," kata Arie.
"Saya berani menjamin bahwa komedi harusnya tidak menyakiti, dan kalaupun ada yang sakit hati dengan komedi dan mungkin itu ada di sisi komediannya, berarti mungkin dia lupa cara membahagiakan itu seperti apa,” tegasnya.
Lihat Juga :