Pengen Menonjol dan Eksis? Bikin Personal Branding-mu Sendiri
Senin, 27 April 2020 - 20:00 WIB
loading...
Personal branding atau citra diri perlu kita buat untuk diri sendiri agar kita lebih gampang dikenali dan menonjol dibanding yang lain. Foto/rawpixel.com
A
A
A
JAKARTA - Apa yang terlintas dalam pikiran kamu saat mendengar kata "brand"? Pasti ada yang langsung memikirkan merek suatu produk atau layanan jasa. Tapi, apa jadinya kalau merek ini melekat pada diri seseorang?
Istilah ini sering disebut dengan personal branding. Personal branding bisa diartikan sebagai strategi seseorang dalam membangun citra diri di mata orang lain.
![Pengen Menonjol dan Eksis? Bikin Personal Branding-mu Sendiri]()
Foto: Pixabay
Dikutip dari buku "Personal Branding Kunci Kesuksesan Anda Berkiprah di Dunia Politik" karya Dewi Haroen yang dirilis pada 2014, personal branding adalah proses membentuk persepsi masyarakat terhadap aspek-aspek yang dimiliki seseorang seperti kepribadian, nilai, dan bagaimana semua itu menimbulkan persepsi positif yang bisa digunakan sebagai alat pemasaran.
Nah, kalau begitu, sama aja, dong, personal branding dengan pencitraan? Boleh dibilang, memang sama. Tapi, poin penting dalam personal branding adalah cara menciptakan citra diri dalam konteks yang positif dan sesuai dengan nilai diri. Ini sedikit berbeda dengan pencitraan yang persepsinya di mata masyarakat cenderung negatif karena dianggap membuat sesuatu yanggak sesuai dengan realita yang ada.
![Pengen Menonjol dan Eksis? Bikin Personal Branding-mu Sendiri]()
Foto: Pixabay
Pertanyaannya, kenapa kita perlu membangun personal branding atau citra diri? Toh, kita bukan politikus atau seleb yang senantiasa dipandang oleh masyarakat.
Istilah ini sering disebut dengan personal branding. Personal branding bisa diartikan sebagai strategi seseorang dalam membangun citra diri di mata orang lain.

Foto: Pixabay
Dikutip dari buku "Personal Branding Kunci Kesuksesan Anda Berkiprah di Dunia Politik" karya Dewi Haroen yang dirilis pada 2014, personal branding adalah proses membentuk persepsi masyarakat terhadap aspek-aspek yang dimiliki seseorang seperti kepribadian, nilai, dan bagaimana semua itu menimbulkan persepsi positif yang bisa digunakan sebagai alat pemasaran.
Nah, kalau begitu, sama aja, dong, personal branding dengan pencitraan? Boleh dibilang, memang sama. Tapi, poin penting dalam personal branding adalah cara menciptakan citra diri dalam konteks yang positif dan sesuai dengan nilai diri. Ini sedikit berbeda dengan pencitraan yang persepsinya di mata masyarakat cenderung negatif karena dianggap membuat sesuatu yanggak sesuai dengan realita yang ada.

Foto: Pixabay
Pertanyaannya, kenapa kita perlu membangun personal branding atau citra diri? Toh, kita bukan politikus atau seleb yang senantiasa dipandang oleh masyarakat.
Lihat Juga :