Perceraian Orang Tua, Waspadai Dampak Psikologis pada Anak

Kamis, 02 Juli 2020 - 07:11 WIB
loading...
Perceraian Orang Tua,...
Perceraian orang tua memberikan dampak psikologis kepada anak. Berdasarkan penelitian, anak-anak berjuang paling keras selama satu atau dua tahun pertama setelah orang tua mereka berpisah. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Perceraian orang tua memberikan dampak psikologis kepada anak. Penelitian telah menemukan bahwa anak-anak berjuang paling keras selama satu atau dua tahun pertama setelah orang tua mereka berpisah. Mereka cenderung mengalami kesusahan, kemarahan, kecemasan, dan ketidakpercayaan.

Sebagian anak tidak pernah benar-benar kembali ke normal. Persentase kecil anak-anak ini mengalami masalah yang berkelanjutan, bahkan seumur hidup setelah perceraian orang tua mereka, meski, banyak anak-anak yang bisa bangkit kembali. Mereka terbiasa dengan perubahan dalam rutinitas harian dan merasa nyaman dengan pengaturan hidup mereka.

Perceraian menciptakan kekacauan emosional bagi seluruh keluarga. Tetapi untuk anak-anak, situasinya bisa sangat menakutkan, membingungkan, dan membuat frustrasi . Anak kecil sering kesulitan memahami mengapa mereka harus pergi di antara dua rumah. Mereka mungkin khawatir jika orang tua mereka bisa berhenti saling mencintai suatu hari nanti dan akan berhenti mencintai mereka.

Anak-anak sekolah dasar merasa khawatir bahwa perceraian adalah kesalahan mereka. Mereka mungkin takut melakukan kesalahan atau menganggap mereka melakukan sesuatu yang salah. Sedangkan pada remaja, menjadi sangat marah tentang perceraian dan perubahan yang ditimbulkannya. Mereka menyalahkan satu orang tua untuk perpisahan atau membenci satu atau kedua orang tua untuk pergolakan dalam keluarga.

Dalam keadaan ekstrem, seorang anak mungkin merasa lega dengan perpisahan karena perceraian berarti lebih sedikit pertengkaran dan lebih sedikit stres. Perceraian membuat anak-anak kehilangan kontak sehari-hari dengan satu orangtua dan paling sering ayah. Kontak yang menurun mempengaruhi ikatan orang tua anak dan menurut sebuah makalah yang diterbitkan pada tahun 2014, para peneliti telah menemukan banyak anak merasa kurang dekat dengan ayah mereka setelah perceraian.

Perceraian juga memengaruhi hubungan anak dengan orang tua asuh, paling sering ibu. Pengasuh primer sering melaporkan tingkat stres yang lebih tinggi terkait dengan pengasuhan tunggal. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2013 menyarankan bahwa ibu sering kurang mendukung dan kurang penuh kasih sayang setelah perceraian. Selain itu, disiplin mereka menjadi kurang konsisten dan kurang efektif.

Bagi beberapa anak, perceraian orang tua bukanlah bagian yang paling sulit. Sebaliknya, stresor yang menyertainya adalah yang membuat perceraian menjadi yang paling sulit. Mengubah sekolah, pindah ke rumah baru, dan tinggal dengan orang tua tunggal yang merasa sedikit lebih lelah hanyalah beberapa stres tambahan yang membuat perceraian menjadi sulit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Hari Anak: Orang...
Momen Hari Anak: Orang Tua Jangan Terlalu Menuntut, Kehebatan Anak Lahir dari Potensinya
Strategi Menyiapkan...
Strategi Menyiapkan Generasi Emas Indonesia, Dimulai dari Tumbuh Kembang Anak
Andika Kangen Band Ingin...
Andika Kangen Band Ingin Punya Momongan Lagi, Akui Rindu Kehadiran Anak Kecil di Rumah
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
4 Kedudukan Anak Menurut...
4 Kedudukan Anak Menurut Al-Qur'an, Nomor Terakhir Paling Ditakuti Orang Tua
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Berita Terkini
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Sarwendah Pamer Rumah...
Sarwendah Pamer Rumah Baru, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Fakta Rumah Lama
Bebi Romeo Syok Putranya...
Bebi Romeo Syok Putranya Nyaris Tenggelam, Menyesal Jadi Ayah yang Gagal
Pakar Ungkap Kenapa...
Pakar Ungkap Kenapa William dan Kate Makin Romantis di Depan Publik
Ini Alasan Vicky Prasetyo...
Ini Alasan Vicky Prasetyo Belum Temui Fangfang usai Melahirkan
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved