Perankan Roro Ayu di Ludruk Perempuan-Perempuan Pilihan, Rieke Diah Pitaloka: Bangga Banget!
Minggu, 18 September 2022 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Rieke yang berperan sebagai sosok Roro Ayu itu mengungkapkan, bahwa dalam tema lakon teater yang disutradarai oleh Agus Noor ini cukup relevan dengan dirinya sebagai salah satu sosok perempuan yang kerap menyuarakan hak perempuan.
“Ini mewakili perempuan-perempuan sebetulnya, dan tema-tema sosial diangkat disini, dan bagaimana pada akhirnya ini bukan soal laki-laki atau perempuan, tapi bagaimana semua bisa bekerja sama, bisa melakukan hal-hal yang baik untuk kepentingan bersama,” terangnya.
Perempuan yang sempat tenar dengan tokoh ‘Oneng’ ini pun berharap agar pementasan teater seperti ini bisa terus dilestarikan agar masyarakat Indonesia tidak ‘tuna’ kebudayaan. Apalagi, menurutnya, begitu begitu banyak tema pementasan teater yang mengangkat isu-isu yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
“Semoga panjang umur Indonesia kita, dan bisa mengajak terus ibadah kebudayaan untuk semua warga kota Indonesia ini, dan mudah-mudahan teater ini nanti November akan tampil lagi. Yang belum nonton, tentu dengan cerita yang berbeda, tapi nggak tau saya diajak apa nggak ya, pokoknya saya ajak nonton lah,” jelasnya.
Selain mengaku bangga dan puas bisa ikut berpartisipasi dalam pementasan tersebut, Rieke juga tak menampik bahwa dia sangat bersedia jika nantinya kembali diajak dalam pementasan teater selanjutnya yang rencananya akan diadakan November 2022 mendatang.
“Mau dong, ini kaya seru, kaya refreshing juga ya, hari pertama itu kita nonton yang di belakang itu kita, mba rosi, kita terpingkal-pingkal, pas giliran kita banyak dialog yang lupa,” ungkapnya.
“Ini mewakili perempuan-perempuan sebetulnya, dan tema-tema sosial diangkat disini, dan bagaimana pada akhirnya ini bukan soal laki-laki atau perempuan, tapi bagaimana semua bisa bekerja sama, bisa melakukan hal-hal yang baik untuk kepentingan bersama,” terangnya.
Perempuan yang sempat tenar dengan tokoh ‘Oneng’ ini pun berharap agar pementasan teater seperti ini bisa terus dilestarikan agar masyarakat Indonesia tidak ‘tuna’ kebudayaan. Apalagi, menurutnya, begitu begitu banyak tema pementasan teater yang mengangkat isu-isu yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
“Semoga panjang umur Indonesia kita, dan bisa mengajak terus ibadah kebudayaan untuk semua warga kota Indonesia ini, dan mudah-mudahan teater ini nanti November akan tampil lagi. Yang belum nonton, tentu dengan cerita yang berbeda, tapi nggak tau saya diajak apa nggak ya, pokoknya saya ajak nonton lah,” jelasnya.
Selain mengaku bangga dan puas bisa ikut berpartisipasi dalam pementasan tersebut, Rieke juga tak menampik bahwa dia sangat bersedia jika nantinya kembali diajak dalam pementasan teater selanjutnya yang rencananya akan diadakan November 2022 mendatang.
“Mau dong, ini kaya seru, kaya refreshing juga ya, hari pertama itu kita nonton yang di belakang itu kita, mba rosi, kita terpingkal-pingkal, pas giliran kita banyak dialog yang lupa,” ungkapnya.
Lihat Juga :