10 Film Marvel Paling Jelek dalam Satu Dekade Terakhir
Minggu, 18 September 2022 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
Film itu dikritik karena menampilkan terlalu banyak penjahat dan setup untuk semesta sinematik, yang malah menjauhkan ancaman Electro dan mengubahnya menjadi penjahat kelas rendahan. Kisah cinta antara Peter dan Gwen disoroti sebagai titik terkuat. Tapi, poin negatifnya sepertinya lebih berat dari positifnya. Ini karena plot yang terlalu rumit atas penyakit Harry Osborn dan perubahan mendadaknya menjadi Green Goblin tidak pas dengan ceritanya.![10 Film Marvel Paling Jelek dalam Satu Dekade Terakhir]()
Foto: Marvel
Kesuksesan Thor: Ragnarok mengangkat kembali karakter Thor di MCU membuat Marvel bersemangat untuk melanjutkan kisahnya. Sayang, Thor: Love and Thunder gagal membuat penggemar dan kritikus terkesan. Formula Thor: Ragnarok yang diterapkan di film ini tidak berhasil dan justru membuat film ini terkesan pointless.
Kembalinya Jane Foster ke franchise Thor ternyata tidak banyak mempengaruhi film ini. Gaya penceritaan yang dangkal dengan komedi yang berlebihan membuat film ini jadi bikin penggemar malas menontonnya. Namun, Christian Bale yang tampil sebagai Gorr the God Butcher di film ini mendapatkan pujian dari banyak orang.
![10 Film Marvel Paling Jelek dalam Satu Dekade Terakhir]()
Foto: Den of Geek
Sepanjang 11 tahun perjalanannya di dunia perfilman, MCU sepertinya kebal dengan ulasan buruk. Tapi, ini hanya bertahan sampai Eternals dirilis. Film ini langsung mendapatkan ulasan buruk dan skor rendah di sejumlah situs pengulas film, termasuk IMDb. Meski angka di IMDb masih lumayan, di atas 6,0, tapi tetap saja, ini menjadi film MCU terjelek selama 10 tahun terakhir.
Kritikus merasa ada banyak hal yang seharusnya diperbaiki Eternals demi menjustifikasi masa depan karakter di serial ini. Cerita tentang makhluk abadi yang hidup seperti manusia tidak terkait, karena para pengulas film merasa itu tidak logis. Sebagian besar film itu didedikasikan untuk karakter yang membahas masa lalu mereka. Karena penonton tidak tahu siapa orang-orang itu sebelum film ini, eksposisi ini tidak berdampak bagi penggemar.
![10 Film Marvel Paling Jelek dalam Satu Dekade Terakhir]()
Foto: IMDb
Meskipun dianggap menjadi perbaikan dari sebelumnya, Venom: Let There Be Carnage juga menerima review negatif atas ceritanya yang terlalu cepat. Film ini juga terlalu pendek dan kurang mengekspos kekuatan Carnage. Meski begitu, pujian ditujukan kepada Eddie Brock dan Venom.
Film ini mengisahkan tentang Eddie dan Venom yang secara tidak sengaja menciptakan Carnage yang terikat dengan Cletus Kassidy. Keduanya kemudian memutuskan mengejar Venom dan Eddie. Sayang, Carnage muncul sebagai penjahat monster besar tanpa tujuan nyata selain sekadar menjadi jahat.
![10 Film Marvel Paling Jelek dalam Satu Dekade Terakhir]()
Foto: Den of Geek
Sebagai pamungkas serial X-Men di Fox sebelum franchise ini pindah ke MCU, banyak yang berharap film ini tampil dengan baik. Terlebih, sutradara Simon Kinberg terlalu mengumbar janji menjelang perilisan film ini. Tapi, hasilnya mengecewakan. Film ini dikritik habis-habisan dan menjadi pamungkas yang tidak memuaskan.
Garis besar Dark Phoenix adalah para karakter meminta Jean menolak kekuatannya yang berlebihan. Tapi, Jean malah menyerang mereka. Aspek yang sama diulang-ulang di film itu dengan karakter berbeda menemui hasil yang sama. Film ini bahkan dirating lebih jelek ketimbang X-Men: The Last Stand, yang sebelumnya juga mengangkat cerita Saga Phoenix.
7. Thor: Love and Thunder — 6,5

Foto: Marvel
Kesuksesan Thor: Ragnarok mengangkat kembali karakter Thor di MCU membuat Marvel bersemangat untuk melanjutkan kisahnya. Sayang, Thor: Love and Thunder gagal membuat penggemar dan kritikus terkesan. Formula Thor: Ragnarok yang diterapkan di film ini tidak berhasil dan justru membuat film ini terkesan pointless.
Kembalinya Jane Foster ke franchise Thor ternyata tidak banyak mempengaruhi film ini. Gaya penceritaan yang dangkal dengan komedi yang berlebihan membuat film ini jadi bikin penggemar malas menontonnya. Namun, Christian Bale yang tampil sebagai Gorr the God Butcher di film ini mendapatkan pujian dari banyak orang.
6. Eternals — 6,3

Foto: Den of Geek
Sepanjang 11 tahun perjalanannya di dunia perfilman, MCU sepertinya kebal dengan ulasan buruk. Tapi, ini hanya bertahan sampai Eternals dirilis. Film ini langsung mendapatkan ulasan buruk dan skor rendah di sejumlah situs pengulas film, termasuk IMDb. Meski angka di IMDb masih lumayan, di atas 6,0, tapi tetap saja, ini menjadi film MCU terjelek selama 10 tahun terakhir.
Kritikus merasa ada banyak hal yang seharusnya diperbaiki Eternals demi menjustifikasi masa depan karakter di serial ini. Cerita tentang makhluk abadi yang hidup seperti manusia tidak terkait, karena para pengulas film merasa itu tidak logis. Sebagian besar film itu didedikasikan untuk karakter yang membahas masa lalu mereka. Karena penonton tidak tahu siapa orang-orang itu sebelum film ini, eksposisi ini tidak berdampak bagi penggemar.
5. Venom: Let There Be Carnage — 5,7

Foto: IMDb
Meskipun dianggap menjadi perbaikan dari sebelumnya, Venom: Let There Be Carnage juga menerima review negatif atas ceritanya yang terlalu cepat. Film ini juga terlalu pendek dan kurang mengekspos kekuatan Carnage. Meski begitu, pujian ditujukan kepada Eddie Brock dan Venom.
Film ini mengisahkan tentang Eddie dan Venom yang secara tidak sengaja menciptakan Carnage yang terikat dengan Cletus Kassidy. Keduanya kemudian memutuskan mengejar Venom dan Eddie. Sayang, Carnage muncul sebagai penjahat monster besar tanpa tujuan nyata selain sekadar menjadi jahat.
4. X-Men: Dark Phoenix — 5,7

Foto: Den of Geek
Sebagai pamungkas serial X-Men di Fox sebelum franchise ini pindah ke MCU, banyak yang berharap film ini tampil dengan baik. Terlebih, sutradara Simon Kinberg terlalu mengumbar janji menjelang perilisan film ini. Tapi, hasilnya mengecewakan. Film ini dikritik habis-habisan dan menjadi pamungkas yang tidak memuaskan.
Garis besar Dark Phoenix adalah para karakter meminta Jean menolak kekuatannya yang berlebihan. Tapi, Jean malah menyerang mereka. Aspek yang sama diulang-ulang di film itu dengan karakter berbeda menemui hasil yang sama. Film ini bahkan dirating lebih jelek ketimbang X-Men: The Last Stand, yang sebelumnya juga mengangkat cerita Saga Phoenix.
Lihat Juga :