Peduli Lingkungan, Tania Perfume Gandeng Waste4Change untuk Program Daur Ulang Limbah
Senin, 26 September 2022 - 14:41 WIB
loading...
Tania Perfume menjadi sebuah brand ritel parfum pertama yang tergerak untuk membuat program Recycle at Store. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang sukar dipecahkan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa total sampah nasional pada 2021 mencapai 68,5 juta ton. Dari jumlah itu, sebanyak 17 persen atau sekitar 11,6 juta ton, disumbangkan oleh sampah plastik.
Selain itu, perlu diketahui bahwa 20% material sampah yang kita buang masih dapat di daur ulang, namun karena masih tercampur akhirnya sulit untuk diproses dan berakhir di TPA. Melihat hal tersebut, Tania Perfume menjadi sebuah brand ritel parfum pertama yang tergerak untuk membuat program “Recycle at Store”.
Program ini merupakan sebuah inisiasi peduli lingkungan, dimana Tania Perfume mengajak seluruh pelanggannya untuk mendaur ulang botol parfum tak terpakai dengan mengumpulkan botol bekasnya, melalui kotak penampungan yang telah disediakan.
Setiap pelanggan yang mengumpulkan botol bekas, akan mendapatkan insentif berupa potongan diskon senilai Rp10.000 untuk setiap 3 botol saat melakukan transaksi. Dengan begitu, masyarakat dapat andil dalam pengelolaan sampah lebih bijak dan membantu mengurangi limbah sampah yang berakhir di TPA.
Baca Juga: Mahasiswa ITS Gagas Sistem Daur Ulang Air Limbah Ekstraksi Minyak
Selain itu, perlu diketahui bahwa 20% material sampah yang kita buang masih dapat di daur ulang, namun karena masih tercampur akhirnya sulit untuk diproses dan berakhir di TPA. Melihat hal tersebut, Tania Perfume menjadi sebuah brand ritel parfum pertama yang tergerak untuk membuat program “Recycle at Store”.
Program ini merupakan sebuah inisiasi peduli lingkungan, dimana Tania Perfume mengajak seluruh pelanggannya untuk mendaur ulang botol parfum tak terpakai dengan mengumpulkan botol bekasnya, melalui kotak penampungan yang telah disediakan.
Setiap pelanggan yang mengumpulkan botol bekas, akan mendapatkan insentif berupa potongan diskon senilai Rp10.000 untuk setiap 3 botol saat melakukan transaksi. Dengan begitu, masyarakat dapat andil dalam pengelolaan sampah lebih bijak dan membantu mengurangi limbah sampah yang berakhir di TPA.
Baca Juga: Mahasiswa ITS Gagas Sistem Daur Ulang Air Limbah Ekstraksi Minyak
Lihat Juga :